Sebelum kita membahas lebih jauh soal motor listrik Honda, tentu pasti banyak dari kalian yang penasaran banget tentang pergerakan pabrikan ini di pasar Indonesia. Wajar saja, pabrikan bersayap asal Jepang ini sudah membangun reputasinya sejak lama dan selalu menjadi tolak ukur biker di tanah air. Apalagi sebagai raksasa produsen roda dua, kita semua pasti menunggu gebrakan mereka di segmen elektrifikasi.
Akhirnya, Honda membuktikan keseriusan dan komitmen mereka untuk mengembangkan motor listrik secara nyata dan masif. Faktanya, mereka sudah memiliki roadmap yang jelas banget untuk menuju netralitas karbon di tahun 2040-an. Oleh sebab itu, visi ini bukan cuma omong kosong, karena sekarang Honda mulai tancap gas dengan merilis berbagai unit andalan mereka.

Nah, supaya lebih jelas, Honda membagi kategori motor listrik mereka menjadi tiga jenis agar kalian tidak bingung membedakannya:
- EB (Electric Bicycle): Memiliki top speed 25 km/jam ke bawah.
- EM (Electric Moped): Memiliki top speed 25 – 50 km/jam.
- EV (Electric Vehicle): Memiliki top speed di atas 50 km/jam.
Keseriusan Motor Listrik Honda Dimulai Saat Ini

Sebenarnya, perkembangan motor listrik ini mengikuti tren mobil listrik yang sudah populer duluan di pasar global. Di sisi lain, Tim Exmotoride memperhatikan penjualan motor setrum makin marak di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini. Bahkan, kalian pasti sering melihat seliweran ojol atau pengguna harian yang memakai motor tanpa suara ini di jalanan kota besar.
Akibatnya, banyak merk baru bermunculan bak jamur di musim hujan yang menawarkan harga miring. Kalau kalian sedang mencari referensi budget pelajar, coba deh cek rekomendasi motor listrik murah berkualitas yang sudah pernah kita bahas. Namun, Honda memiliki strategi berbeda dengan mengutamakan kualitas dan durability.
Oleh karena itu, pabrikan Jepang ini tidak ingin asal merilis produk tanpa riset pasar yang matang dan infrastruktur yang siap. Selanjutnya, lewat AHM, mereka menjawab penantian panjang itu lewat peluncuran Honda EM1 e:, kemudian menyusul dua andalan anyar mereka, Honda ICON e: dan Honda CUV e:. Langkah ini membuktikan kalau AHM tidak main-main untuk merajai pasar EV di Indonesia.

Deretan Line-Up Unit Motor Listrik Honda

Faktanya, Honda sebenarnya sudah memproduksi motor listrik sejak lama, tapi dulu kesannya masih malu-malu kucing buat pasar ritel. Hal ini berbeda banget sama kondisi sekarang, karena mereka menyiapkan semuanya dengan sangat serius. Adapun deretan motor listrik Honda yang resmi mengaspal di Indonesia maupun global adalah sebagai berikut:
Honda ICON e:
![]()
Ini dia primadona baru yang lagi anget-angetnya dibahas, Bro! Honda ICON e: hadir sebagai jawaban buat kalian yang butuh motor listrik lincah dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, desainnya mengusung konsep “Advance Compact” yang ringkas banget, cocok buat selap-selip di kemacetan kota.
Tak hanya itu, kelebihan utamanya ada di fleksibilitas pengecasan. Kalian bisa mengecas baterai Honda ICON e: langsung di motor (direct charge) atau melepasnya untuk mengecas di dalam rumah. Kemudian, bagasinya juga luas banget, mencapai 26 liter, jadi helm standar bisa masuk dengan aman.
| Spesifikasi Honda ICON e: | |
|---|---|
| Power Maksimal | 1,81 kW |
| Torsi Maksimal | 85 Nm |
| Jarak Tempuh | 53 km (Mode WMTC) |
| Bobot (Est) | 95 kg |
| Harga OTR | Mulai Rp 28 Jutaan |
Honda CUV e:

Selanjutnya, kalau kalian mencari performa yang setara motor bensin 110cc-125cc, Honda CUV e: adalah pilihannya. Motor ini masuk kategori EV murni dengan tenaga yang cukup nampol buat harian. Menariknya, fitur canggihnya juga nggak main-main, ada Honda RoadSync Duo yang bisa konek ke HP kalian buat navigasi dan musik.
Kemudian, motor ini menggunakan dua baterai Honda Mobile Power Pack e: yang bisa kalian tukar (swap) atau cas pakai off-board charger. Dengan top speed menembus 83 km/jam, alhasil motor ini aman banget buat pemakaian commuting jarak menengah antar kota penyangga.
| Spesifikasi Honda CUV e: | |
|---|---|
| Power Maksimal | 6 kW (Peak) |
| Top Speed | 83 km/jam |
| Jarak Tempuh | 80,7 km |
| Bobot (Est) | 118 kg |
| Harga OTR | Rp 53 – 60 Jutaan |
Honda EM1 e:

Sementara itu, Honda memberi nama EM1 yang memiliki arti Electric Moped ke-1, menandakan kalau ini produk perdana mereka buat pasar massal. Motor ini memiliki desain compact dan futuristik dengan lampu LED di semua sisi. EM1 e: menggunakan sistem baterai tukar MPP e: yang sangat praktis.
Oleh karena itu, Tim Exmotoride merasa motor ini pas banget buat penggunaan jarak dekat di dalam komplek atau ke kantor yang tidak terlalu jauh. Buat Sobat yang sedang mencari tips memilih motor listrik, pastikan jarak tempuh harian kalian sesuai sama kapasitas baterainya ya.
| Spesifikasi Honda EM1 e: | |
|---|---|
| Power Rating | 1,7 kW |
| Jarak Tempuh | 41,1 km (Mode WMTC) |
| Top Speed | 45 km/jam |
| Baterai | Lithium-ion 50,26 V 26,1 Ah |
| Bobot Isi | 95 kg |
| Harga | Sekitar Rp 33 Jutaan (Setelah Subsidi) |
PCX Electric

Di sisi lain, motor listrik Honda yang satu ini sebenarnya sudah ada di Indonesia sejak lama. Wujudnya identik banget sama PCX bensin, cuma berbeda di jeroan mesinnya saja. Akan tetapi, sayangnya Honda tidak menjual motor ini secara bebas ke konsumen ritel seperti kita.
Akibatnya, mereka hanya menyewakan unit ini dengan skema B2B (Business to Business) buat operasional perusahaan. Jadi jangan heran kalau kalian jarang melihat PCX Electric di lampu merah, kecuali di kawasan perkantoran tertentu.
| Spesifikasi Honda PCX Electric | |
|---|---|
| Kapasitas Baterai | 50,4v 20,8Ah X 2 Baterai |
| Life Cycle Baterai | 4000 Swap / Honda MPP e: |
| Peak Power | 4,2 KW / 5,63 HP @ 5500 rpm |
| Torsi | 18 Nm @ 500 rpm |
| Top Speed | 105 km/jam |
| Jarak Tempuh | 69 km |
| Bobot | 144 Kg |
Honda Benly e:

Pada dasarnya, Honda sengaja membuat motor listrik ini khusus buat kerja keras alias motor niaga. Fungsi utamanya adalah kemampuan angkut barang bawaan lebih banyak lewat keranjang besar di depan dan rak kokoh di belakang. Oleh sebab itu, motor ini menjadi favorit kurir paket di Jepang.
Selain itu, Benly e: memiliki beberapa varian tergantung performanya. Ada versi standar buat jarak dekat, dan versi Pro yang lebih badak buat bawa beban berat. Torsi instannya membuat tanjakan bukan masalah meski bawa muatan.
| Spesifikasi Honda Benly e: Series | |
|---|---|
| Model | Benly e: I / Pro |
| Peak Power | 2.8 kW / 3,76 HP |
| Torsi | 12 Nm |
| Bobot (Est) | 125 kg |
| Model | Benly e: II / Pro |
| Peak Power | 4.2 kW / 5,63 HP |
| Torsi | 15 Nm |
| Bobot (Est) | 130 kg |
Honda Gyro e:

Sebenarnya, motor listrik Honda Gyro e: punya fungsi yang mirip sama Benly e:, tapi wujudnya unik karena punya 3 roda. Satu roda di depan, dan dua roda di belakang buat menjaga keseimbangan pas bawa kargo berat. Mekanisme tilting-nya membuat motor tetap lincah saat berbelok.
| Spesifikasi Honda Gyro e: | |
|---|---|
| Kapasitas Baterai | 50,4v 20,8Ah X 2 Baterai (MPP e:) |
| Peak Power | 3.2 kW / 3,29 HP |
| Torsi | 13 Nm |
| Top Speed | 31 km/jam |
| Bobot (Est) | 140 kg |
Honda CUV-ES 1994

Ternyata, jauh sebelum tren EV meledak seperti sekarang, Honda sudah visioner dengan membuat CUV-ES (Clean Urban Vehicle Electric Scooter) di tahun 1994. Ini mbah-nya motor listrik Honda, Sobat! Mereka memproduksinya terbatas cuma 200 unit buat riset awal.
| Spesifikasi Honda CUV-ES | |
|---|---|
| Peak Power | 0,58 KW / 0,78 HP |
| Torsi | 8,8 Nm |
| Jarak Tempuh | 61 km |
Honda EV-neo

Selanjutnya, motor ini lahir sebelum Benly e: dan punya fungsi sama buat angkut-angkut barang ringan. Kapasitas angkutnya sekitar 30 kg, cukup buat mengantar pizza atau dokumen. Meskipun demikian, bedanya EV-neo belum memakai sistem swap baterai modern seperti adiknya.
| Spesifikasi Honda EV-neo | |
|---|---|
| Life Cycle Baterai | 1000 Cycle |
| Peak Power | 2,8 kW / 3,76 Hp |
| Top Speed | 45 km/jam |
| Jarak Tempuh | 34 km |
| Bobot Isi | 106 kg |
Honda CR Electric

Kemudian, buat yang doyan main tanah, Honda juga sempat memamerkan CR Electric di pameran IMOS beberapa waktu lalu. Bentuknya identik sama CRF250R, tapi mesinnya berganti baterai dan dinamo gahar. Sayangnya, motor ini masih status prototipe buat ajang balap dan belum mereka jual massal di dealer.
Motor Listrik Lokal Honda China

Selanjutnya, kalau kita membicarakan pasar China, Honda di sana sudah perang duluan di segmen motor listrik murah. Di sana ada dua mitra resmi: Honda Sundiro dan Honda Wuyang. Di samping itu, modelnya bejibun dan desainnya unik-unik, beda sama line-up global.
Bahkan, beberapa model seperti Honda U-GO bahkan menjadi basis desain buat ICON e: yang masuk Indonesia. Hal ini menunjukkan kalau Honda pintar memanfaatkan basis produk global buat adaptasi sesuai kebutuhan pasar lokal.
Wuyang Honda
Contoh deretan motor dan sepeda listrik Honda Wuyang yang keren-keren:
- Honda U-Go

- Honda V-Go

- Honda e.Pop

- Honda e.SCR

- Honda U-Be

- Honda MS01

- Honda S07-L7L

- Honda S06-S5L

Sundiro Honda
Contoh deretan motor dan sepeda listrik Honda Sundiro:
- Honda M8

- Honda MS01 (Sundiro)

- Honda S07 (Sundiro)

- Honda S08

Mana Motor Listrik Honda Pilihanmu?

Nah, itu dia daftar lengkap motor listrik Honda dari yang legendaris sampe yang terbaru saat ini. Oleh karena itu, buat kalian yang pengen merasakan sensasi EV tapi tetap menginginkan kualitas “Sultan” dan jaringan bengkel luas, trio EM1 e:, ICON e:, atau CUV e: jelas jadi opsi paling aman.
Sebagai tambahan, Tim Exmotoride menyarankan agar kalian menyesuaikan pilihan sama budget dan jarak tempuh harian. Jangan lupa membandingkan juga build quality-nya sama Honda ADV 160 atau PCX 160 kalau kalian masih ragu pindah ke setrum. Keputusan ada di tangan kalian, Sobat!



















