Beranda Naked Bike Panduan Lengkap & 8 Rekomendasi Motor Kopling untuk Pemula Biar Langsung Jago

Panduan Lengkap & 8 Rekomendasi Motor Kopling untuk Pemula Biar Langsung Jago

282
0
rekomendasi motor kopling untuk pemula

Sebenarnya, melihat orang mengendarai motor kopling itu kelihatannya keren banget, ya? Akan tetapi, pas mau coba sendiri, kok, rasanya jantung langsung deg-degan. Biasanya, pemula takut mesin mati mendadak pas di lampu merah, takut kagok oper gigi, pokoknya rasanya ngeri-ngeri sedap.

Meskipun begitu, tenang saja, kamu gak sendirian, Bro. Faktanya, hampir semua biker yang sekarang jago, dulunya pasti merasakan hal yang sama. Intinya, kuncinya cuma satu: jangan sampai salah pilih motor pertama. Memilih motor kopling untuk pemula yang tepat adalah setengah dari perjuangan. Percaya deh, kalau motornya “ramah”, proses belajar kamu bakal jauh lebih gampang dan menyenangkan.

Oleh karena itu, Exmotoride sudah mengumpulkan semua info penting buat kamu. Kita bakal bedah tuntas kriteria motor yang pas dan memberikan rekomendasi produknya sekalian! Yuk, simak ulasannya.

Kriteria Motor Kopling yang “Ramah” Buat Pemula

kriteria motor untuk belajar kopling (honda cb150 Verza)

Supaya tidak salah langkah, ada beberapa hal penting yang harus kamu cari di motor kopling pertama kamu. Pada dasarnya, ini bukan soal mana yang paling kencang, melainkan mana yang paling “mengerti” kondisi kamu yang sedang belajar.

Bobot Ringan & Handling Lincah

Tentunya, faktor ini krusial banget. Motor yang enteng membuat kamu lebih percaya diri. Alasannya, kamu akan lebih mudah menahan motor pas berhenti, gampang bermanuver selap-selip di kemacetan, dan (amit-amit) gampang mendirikannya lagi kalau jatuh. Selain itu, handling yang lincah juga membantu kamu mengontrol motor tanpa rasa kaku.

Posisi Berkendara Tegak (Upright)

Sebaiknya, hindari dulu motor yang posisinya nunduk-nunduk kayak pembalap. Sebaliknya, carilah yang posisi duduknya tegak atau rileks. Kenapa? Biar badan gak cepat pegal dan visibilitas kamu ke jalanan jadi maksimal. Hal ini penting buat antisipasi kondisi lalu lintas, apalagi pas lagi fokus belajar memainkan tuas manual transmission.

Tinggi Jok Terjangkau

Faktanya, mental kamu bakal langsung down kalau tiap berhenti harus jinjit balet. Oleh sebab itu, kepercayaan diri itu penting banget pas belajar. Pastikan kedua kaki kamu (atau minimal satu kaki) bisa menapak sempurna ke tanah. Akibatnya, kondisi ini membuat kamu merasa punya kontrol penuh atas motor.

Tenaga yang Terkontrol (Gak Liar)

Sebaiknya, hindari motor dengan tenaga yang meledak-ledak di putaran bawah (RPM rendah) karena itu gak cocok buat pemula. Sebaliknya, kamu butuh motor yang penyaluran tenaganya halus dan terprediksi. Karakter mesin seperti ini sangat membantu kamu pas belajar “feeling” titik gesek kopling (friction point) tanpa takut motor loncat.

Fitur Bantuan: Assist & Slipper Clutch

Tak diragukan lagi, ini fitur dewa buat pemula. Gampangnya, Assist Clutch bikin tarikan tuas kopling jadi super ringan, sehingga jari kamu gak bakal pegal meski macet-macetan. Sementara itu, Slipper Clutch membantu mengurangi efek engine brake yang kasar pas kamu salah menurunkan gigi terlalu cepat. Hasilnya, ban belakang gak bakal mengunci atau selip. Motor yang punya fitur ini jelas nilai plus banget!

8 Rekomendasi Terbaik Motor Kopling untuk Pemula

rekomendasi motor kopling untuk pemula (yamaha MX-King 150)

Oke, sekarang kita masuk ke daftar motornya. Admin sudah memilihkan 8 motor terbaik di pasar Indonesia yang paling memenuhi kriteria di atas. Selanjutnya, kita akan membedah spesifikasi teknisnya secara lengkap biar kamu gak beli kucing dalam karung.

1. Yamaha Vixion R / Vixion Standar

Yamaha Vixion-R

Pertama, ini dia “raja”-nya motor sport pemula. Vixion (terutama versi R) paketnya sudah komplit. Posisinya tegak, handling-nya nurut, dan mesinnya bertenaga tapi halus berkat teknologi VVA. Tak hanya itu, versi R juga sudah pakai Assist & Slipper Clutch, lho! Gak heran Vixion jadi pilihan standar emas buat motor 150cc terbaik bagi pemula.

2. Honda CB150R Streetfire

Honda CB150R Street Fire

Di sisi lain, motor ini adalah saingan berat Vixion. CB150R menawarkan desain yang agresif dan handling yang juga lincah. Posisinya sedikit lebih nunduk dibanding Vixion, tapi masih sangat wajar untuk harian. Selain itu, karakter mesin DOHC-nya terasa bertenaga di putaran atas.

3. Yamaha XSR 155

Yamaha XSR 155

Selanjutnya, ini pilihan buat kamu yang mau belajar tapi tetap tampil gaya. XSR 155 pakai basis mesin yang sama dengan Vixion R, jadi soal performa dan fitur sudah gak perlu kamu ragukan. Tenaganya mantap, dan yang paling penting: sudah pakai Assist & Slipper Clutch. Alhasil, tampilan retronya bikin kamu auto-keren di jalan.

4. Suzuki GSX-S150

Suzuki GSX-S150

Kemudian, jangan lupakan jagoan dari Suzuki ini. GSX-S150 adalah paket komplit “motor kopling ringan” dengan performa paling buas di kelasnya. Bobotnya paling enteng di antara motor sport 150cc, tapi tenaganya paling besar! Kombinasi ini membuat PWR-nya tinggi banget. Ditambah lagi, handling-nya super lincah dan gampang ditekuk. Posisi duduknya juga nyaman buat harian.

5. Honda Verza

honda CB150 Verza

Nah, apakah kamu cari motor kopling murah dan fungsional? Jawabannya adalah Verza. Pasalnya, orang sering menjuluki motor ini “motor pekerja” bukan tanpa alasan. Mesinnya SOHC yang simpel, super irit, torsinya nendang di RPM bawah (cocok buat stop-n-go), dan perawatannya gampang banget. Joknya rendah dan posisinya paling santai. Sempurna buat belajar tanpa banyak mikir.

6. Kawasaki W175

Kawasaki W175 Terbaru

Selain itu, ada satu lagi pilihan retro yang sangat bersahabat buat pemula. W175 punya bodi ramping, bobot ringan, dan tinggi jok yang rendah. Karakter mesinnya juga santai, tenaganya gak mengagetkan. Meskipun teknologinya paling simpel (masih karburator), motor ini sukses memberikan kemudahan berkendara buat yang baru mulai.

7. Yamaha MX King 150

Yamaha MX-King 150

Lantas, mau sensasi kopling manual tapi suka lincahnya motor bebek? “Bebek super” ini jawabannya. MX King menawarkan kelincahan ekstrem khas motor bebek, tapi dengan performa mesin tegak 150cc yang bertenaga. Tentu saja, ini pilihan bagus kalau kamu lebih sering selap-selip di kepadatan kota.

8. Honda Supra GTR 150

Honda Supra GTR 150

Sementara itu, pesaing MX King ini menawarkan karakter yang sedikit beda. Supra GTR 150 terasa lebih anteng dan stabil buat turing, berkat bodi yang sedikit lebih gambot dan ban yang lebar. Mesinnya DOHC 6-percepatan, mirip dengan CB150R, jadi nafasnya panjang. Pilihan pas buat yang mau belajar kopling sambil sesekali turing jauh. Oleh karena itu, kamu bisa baca lebih lanjut soal tips touring untuk pemula jika memilih motor ini.

Ringkasan Perbandingan Motor (Mana Pilihanmu?)

motor kopling untuk pemula yang ringan (suzuki satria 150 fufi)

Masih bingung menentukan pilihan? Biar gampang, nih Admin kasih tabel perbandingan spesifikasi kunci dari 8 motor di atas. Perhatikan mana yang paling pas sama postur tubuh dan kebutuhan kamu.

ModelTinggi Jok (mm)Bobot Isi (kg)Tenaga (HP)Fitur Pemula Unggulan
Yamaha Vixion R79513119.04Assist & Slipper Clutch
Honda CB150R79713516.6Posisi Relatif Tegak
Yamaha XSR 15581013419.04Assist & Slipper Clutch
Suzuki GSX-S15078513018.9Bobot Terringan, Jok Rendah
Honda Verza77312912.86Jok Terendah, Mesin Kalem
Kawasaki W17578512612.8Bobot Sangat Ringan, Retro
Yamaha MX King 15078011615.15Bobot Paling Enteng, Lincah
Honda Supra GTR 15078011916.09Stabil, 6-Percepatan

Tips Cepat Belajar Motor Kopling (Anti Panik)

belajar motor kopling yamaha vixion-r di lapangan

Nah, jika sudah dapet motornya, sekarang waktunya latihan. Gak perlu kursus mahal, yang penting sabar dan konsisten. Ini dia beberapa tips cepat buat kamu:

1. Cari Lapangan Kosong

Pertama-tama, jangan pernah belajar di jalan raya. Carilah lapangan komplek, stadion, atau area parkir yang sepi di hari libur. Fokus kamu adalah mengenal motor, bukan menghindari mobil lain.

2. Pahami “Titik Gesek” (Friction Point)

Pada dasarnya, ini adalah “nyawa” dari motor kopling. Coba nyalakan mesin, masukkan gigi 1, lalu lepas tuas kopling pelan-pelan banget tanpa memainkan gas. Rasakan di titik mana motor mulai bergerak maju. Itulah titik geseknya. Selanjutnya, ulangi terus sampai kamu hafal “feeling”-nya. Kalau sudah hafal, baru tambahkan sedikit gas pas kopling dilepas.

3. Latihan Stop-and-Go

Kemudian, setelah bisa jalan pelan, latihan paling penting berikutnya adalah berhenti dan jalan lagi. Maju pelan, rem, turunkan kaki, netralkan gigi. Lalu, masukkan gigi 1 lagi, jalan pelan, rem. Ulangi terus sampai kamu gak mikir lagi.

4. Jangan Liat ke Bawah

Biasanya, kesalahan pemula paling umum adalah ngeliatin tuas gigi atau tangan pas lagi oper gigi. Bahaya, Brads! Mata harus selalu fokus liat ke depan. Biarkan tangan dan kaki kamu bekerja berdasarkan “feeling” yang sudah terlatih.

Jadi, Siap Naik Kelas? Jangan Takut Mulai!

siap naik kelas ke 250cc (CBR250RR)

Pada akhirnya, mengendarai motor kopling itu soal kebiasaan dan “jam terbang”. Rasa takut dan gugup di awal itu wajar banget, tapi jangan biarkan rasa takut itu menghentikan langkahmu. Dengan memilih motor kopling untuk pemula yang tepat dari daftar di atas dan latihan yang sabar, kamu pasti bisa!

Faktanya, punya motor kopling membuka banyak banget keseruan baru di dunia roda dua. Jadi, semangat terus, dan selamat menikmati sensasi baru berkendara! Selanjutnya, kalau kamu nanti sudah mahir dan merasa siap naik kelas lagi, kamu bisa baca panduan kami selanjutnya tentang memilih antara motor 150cc atau 250cc. Gaspol, Brads!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini