Beranda Review Motor Review Suzuki GSX 250 R: Sport 2 Silinder SOHC yang “Dianaktirikan”?

Review Suzuki GSX 250 R: Sport 2 Silinder SOHC yang “Dianaktirikan”?

1203
0
Suzuki GSX 250 R 2 Silinder Spek

Suzuki GSX 250 R merupakan motor sport full fairing 2 silinder yang sebenarnya punya potensi menarik di pasar global. Pada sektor desain dan tampilannya, Tim Exmotoride menilai motor ini terbilang cukup kece, kekar, dan enak dipandang mata, Brads. Mukanya menganut konsep serupa dengan ciri khas GSX lainnya, yakni satu lampu headlamp yang merupakan desain “everlasting” dari Suzuki yang tak lekang oleh waktu.

Motor ini pertama kali mengaspal di China pada tahun 2016, kemudian masuk ke pasar Jepang pada tahun 2017 dan menyebar hingga ke Eropa. Banyak orang sempat mengadang-gadang kehadirannya sebagai penantang serius bagi dominasi Ninja 250 dan R25 yang saat itu sedang berjaya. Sayangnya, nasib motor ini di pasar global memang agak unik karena Suzuki mengambil positioning yang berbeda dari kompetitornya.

Lantas, bagaimana nasib motor ini untuk pasar Indonesia? Sayangnya, pada kenyataannya Suzuki Indonesia memutuskan untuk tidak menjualnya secara resmi di sini. Mereka lebih memilih strategi lain dengan mengisi “line-up” motor 250cc mereka menggunakan Gixxer 250SF yang bermesin SOHC 1 silinder berpendingin oli.

Kok bisa ya manajemen Suzuki mengambil keputusan seperti itu? Padahal kompetitornya di Indonesia punya andalan motor 250cc 2 silinder yang garang-garang. Misalnya Kawasaki dengan Ninja 250 Fi, Yamaha dengan R25, dan Honda dengan CBR250RR yang teknologinya paling mutakhir.

Tentu hal ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan bikers tanah air yang sudah lama menantikan sport 250cc dari Suzuki. Untuk jawabannya, kalian bisa menyimpulkan sendiri setelah membaca ulasan lengkap dan bedah spesifikasi di artikel ini secara mendalam.

Desain dan Ergonomi: Sport Touring Berbaju Balap

fitur harga dan spesifikasi lengkap gsx 250 r

Kalau kita bicara soal tampilan, Suzuki GSX 250 R ini sebenarnya tidak kalah ganteng dibanding rival-rivalnya. Garis desainnya tegas dengan fairing yang aerodinamis, serta buritan yang tajam khas keluarga GSX-R series. Namun, jangan tertipu dengan tampilan “racing look” yang ia usung, karena ergonominya justru berkata lain saat kita menungganginya.

Posisi setang motor ini menggunakan model upper yoke alias berada di atas segitiga suspensi depan. Hal ini membuat posisi berkendara menjadi lebih tegak dan rileks, tidak membungkuk pegal seperti saat menaiki CBR250RR atau R15. Jelas sekali bahwa Suzuki merancang motor ini sebagai motor touring paling nyaman di kelas sport fairing 250cc.

Selain itu, joknya tergolong empuk dengan tinggi tempat duduk yang bersahabat bagi postur rider Asia pada umumnya. Bobotnya yang mencapai 181 kg (Curb Weight) memang tergolong berat, bahkan lebih berat dari Ninja 250. Namun, bobot ini justru memberikan stabilitas yang sangat baik saat kalian pakai cruising di jalan luar kota atau saat menerjang angin kencang.

Spesifikasi dan Harga Suzuki GSX 250 R

spesifikasi dan harga suzuki gsx 250R

Pada sektor dapur pacu, sebenarnya motor ini sangat identik sekali dengan Suzuki Inazuma 250 yang legendaris itu. Buat kalian yang belum tahu, Inazuma adalah motor naked jadul bermesin 250cc 2 silinder SOHC yang sempat hadir di Indonesia sekitar tahun 2000-an dan terkenal dengan kenyamanannya.

Spesifikasi Teknis Suzuki GSX 250 R

Jujur saja, Tim Exmotoride menilai spesifikasi teknis dari GSX 250 R ini biasa saja jika orientasi kalian adalah performa sirkuit. Tidak ada yang terlalu menonjol dan tidak lebih baik dari kompetitor sekelasnya yang sudah bermain di DOHC dan power di atas 35 HP.

KomponenData Spesifikasi
Dimensi (P x L x T)2085 x 740 x 1110 mm
Wheelbase1430 mm
Ground Clearance160 mm
Tinggi Jok790 mm
Berat Isi (Curb Weight)181 kg
Tipe MesinWater-cooled 4-stroke SOHC 4-valve Parallel Twin
Kubikasi248 cc
Bore x Stroke53.5 x 55.2 mm (Overstroke)
Rasio Kompresi11.5 : 1
Tenaga Maksimum24,7 HP (18,4 KW) @ 8.000 rpm
Torsi Maksimum23,4 Nm @ 6.500 rpm
Kapasitas Tangki15 Liter
Ukuran BanDepan: 110/80-17 | Belakang: 140/70-17
Sistem RemDisc (Depan/Belakang) + ABS Opsional

Harga Suzuki GSX 250 R dan Realita Pasar

Bicara soal harga, Suzuki menjual GSX 250 ini di pasar global (Jepang) mulai dari kisaran 580,000 JPY. Jika kita konversi ke mata uang kita saat ini, nilainya ada di sekitar angka Rp 63.000.000. Ingat Bro, itu adalah harga jual di Jepang sana, belum termasuk biaya impor dan pajak barang mewah jika masuk sini.

Kalau Suzuki memboyong motor ini ke Indonesia secara CBU (impor utuh), pastinya harganya bakal melambung jauh lebih mahal dan tidak kompetitif. Sebagai gambaran perbandingan, berikut harga estimasi kompetitor 250cc 2 silinder (OTR Jakarta 2026):

  • Kawasaki New Ninja 250 Fi: Mulai Rp 70.200.000 (2 silinder DOHC, 38,5 HP)
  • Honda CBR250RR: Mulai Rp 66.900.000 (2 silinder DOHC, 41,4 HP)
  • Yamaha R25: Mulai Rp 64.500.000 (2 silinder DOHC, 35,5 HP)

Pada perbandingan harga tersebut, ternyata GSX 250 R ini tidak berbeda jauh secara nominal dengan lawan-lawannya. Meskipun terlihat paling murah dalam konversi kurs, jika Suzuki mendatangkannya secara CBU tetap saja jatuhnya tidak worth it secara value for money bagi konsumen Indonesia.

Kecuali jika Suzuki Indonesia memproduksi motor ini secara lokal (CKD), ceritanya mungkin akan berbeda. Mungkin mereka bisa menekan harganya di kisaran 45 s/d 55 jutaan, yang mana akan menjadi opsi menarik bagi mereka yang mencari motor 2 silinder dengan budget terbatas.

Analisis Performa: Mengapa Sering Dibully?

performa dan tenaga gsx 250r

Dari daftar peringkat motor 250cc terbaik yang kami benchmark, GSX 250 R ini harus puas menempati papan bawah. Tepatnya, ia ada di posisi ke-21 dari 35+ total motor 250cc yang pernah kami data.

Mari kita bedah spesifikasi mesin yang berhubungan dengan performa GSX ini agar kalian paham letak masalahnya. Menurut perhitungan kami dengan rumus Real PWR (Power to Weight Ratio) yang membandingkan tenaga roda dengan bobot realistis, berikut datanya:

  • Tenaga Pabrikan (Power On Crank): 24,7 HP @ 8.000 rpm
  • Bobot Realistis: 181 kg (Isi) + 62 kg (Rider) = 243 kg
  • Tenaga Roda (Power On Wheel): 22,23 HP (Dikurangi loss rantai 10%)
  • Real PWR Score: 0,091 HP/kg

Angka 0,091 HP/kg ini menunjukkan bahwa setiap 1 kg bobot motor hanya ditopang oleh 0,09 tenaga kuda. Angka ini tergolong sangat kecil untuk motor sport 250cc. Untuk memahami lebih jauh tentang metode perhitungan ini, kalian bisa membacanya di ulasan cara menghitung Power to Weight Ratio yang kami pakai.

Kalah Telak dari Rival 2 Silinder

Angka PWR 0,091 HP/kg ini sangat jauh tertinggal jika kita bandingkan dengan motor 2 silinder andalan pabrikan Jepang lainnya. Kawasaki ZX25R menjadi raja dengan skor PWR di kisaran 0,18 HP/kg, disusul Honda CBR250RR di 0,16 HP/kg, dan New Ninja 250 Fi di 0,15 HP/kg. Artinya, tenaga dorong per kilogram kompetitor hampir dua kali lipat lebih besar dibanding GSX 250 R.

Bahkan yang lebih menyedihkan, jika kita bandingkan dengan Suzuki Gixxer 250 SF, saudaranya yang hanya berbasis mesin 250cc 1 silinder SOHC, GSX 250 R ini masih kalah performanya, Bro. Ini bukti bahwa konfigurasi 2 silinder tidak selalu menjamin motor lebih kencang dari 1 silinder.

SOHC vs DOHC: Melawan Adik Sendiri

Dengan pencapaian nilai PWR segitu, Tim Exmotoride bisa bilang performa akselerasi dari GSX 250 R ini hampir setara motor sport 150cc yang sudah mekanik korek ringan. Tidak usah jauh-jauh membandingkannya, jika melawan Suzuki GSX-R150 saja (adiknya) di trek lurus panjang, sang kakak akan kerepotan.

Meskipun skor PWR GSX-R150 itu masih dibawahnya dengan selisih yang tipis, tapi mesin GSX 150 ini mampu berputar hingga RPM 13.000. Ya, karena mesin adiknya itu sudah DOHC overbore yang spesialis putaran atas.

Sebaliknya, mesin SOHC overstroke milik GSX 250 R ini nafasnya cepat habis di putaran atas. Pastinya GSX-R150 akan mengungguli GSX 250 R dalam hal top speed. Itulah kenapa memahami perbedaan mesin SOHC dan DOHC serta karakter Bore x Stroke sangat penting sebelum kalian memutuskan membeli motor sport.

Kelebihan dan Kekurangan: Apakah Masih Layak Dibeli?

kekurangan dan kelebihan keunggulan suzuki gsx250r

Meskipun menyematkan huruf “R” di belakang pada GSX 250 ini, yang biasanya menandakan Racing, motor ini nyatanya tidak “all out” pada kecepatan. Padahal, motor ini mengusung nama besar GSX (Grand Sport eXperimental) yang punya sejarah panjang di dunia balap.

Seharusnya sesuai filosofinya, motor ini menerapkan pengalaman motor balap ke usernya untuk pemakaian harian. Sayangnya, motor ini seolah keluar dari tradisi Suzuki pada konsep GSX yang biasanya garang dan liar. GSX 250 R tidak memberikan sensasi ketajaman pada tenaga puncaknya alias flat.

Pabrikan lain juga melakukan strategi serupa, kok. Contohnya Honda CBR250RR (Twin) dengan CBR250R (Mono) yang segmentasinya jelas.

Keunggulan Utama: Torsi dan Irit Bensin

Namun, di balik segala kekurangan performa tersebut, motor ini punya kelebihan yang sering orang lupakan. Muntahan tenaga motor ini terasa sangat merata dan padat di putaran bawah hingga menengah. Kalian bisa mencapai torsi puncak dengan sangat enteng, kalian tidak perlu membejek gas dalam-dalam untuk menyalip kendaraan di kemacetan.

Selain itu, penggunaan mesin SOHC 4 katup 250cc dengan karakter overstroke pastinya akan berdampak positif pada konsumsi BBM. Suzuki mengklaim motor ini jauh lebih irit jika kita bandingkan dengan motor 2 silinder DOHC 8 katup milik kompetitor yang haus bensin.

Ini tentu menjadi nilai plus jika kalian mempertimbangkan biaya kepemilikan motor 250cc untuk jangka panjang. Perawatan mesin SOHC juga cenderung lebih sederhana dan murah dibanding DOHC.

Jadi kesimpulannya, untuk siapa Suzuki membuat motor ini? Jika kalian mencari motor untuk track day atau kebut-kebutan, coret motor ini dari daftar. Tapi untuk joy ride, fun ride, alias touring santai menikmati pemandangan, motor ini cukup baik, stabil, dan nyaman.

Mungkin maksud Suzuki memang menyasar segmen sport touring murni yang lebih kalem dan dewasa, bukan segmen racer boy yang agresif. Bagaimana menurut kalian, Bro? Apakah Suzuki Indonesia perlu memasukkan motor ini suatu saat nanti?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini