Beranda Wawasan Roda 2 Motor Kubikasi Mesin 250cc Terkencang dan Terbaik Masih Eksis Mengaspal Di Indonesia

Motor Kubikasi Mesin 250cc Terkencang dan Terbaik Masih Eksis Mengaspal Di Indonesia

648
0
peringkat motor 250cc terbaik tercepat terkencang

Kita sama-sama tau bahwa motor 250cc adalah motor terkencang yang masuk akal untuk digunakan di jalanan Indonesia. Kenapa admin berpendapat seperti itu?, karena memang kondisi jalanan di negri kita tidak seperti negara lainnya, terlebih barat dan eropa.

Jika dibandingkan moge, tentu saja motor 250cc akan kalah kencang. Tapi moge memiliki segudang masalah jika harus berhadapan dengan teriknya matahari tropis, kemacetan, pendeknya dan sempitnya jalan hingga bobotnya yang sangat berat.

Motor berkubikasi kelas 1/4 liter ini umumnya bisa dibedakan dari jumlah silindernya. Selain itu, bisa juga dibedakan berdasarkan jenis motor dan bentuknya, misalnya sport bike, naked bike, cruiser, trail, hingga matic.

Meskipun identik dengan power yang besar serta kemampuan berlarinya yang sangat kencang. Pada kenyataannya, tidak semua motor 250cc bisa dibilang baik pada kemampuan berlarinya. Karena terdapat beberapa motor 250cc yang bisa dikalahkan oleh motor 150cc bahkan dibawahnya.

Metode penghitungan power to weight ratio bisa digunakan untuk memprediksi gambaran performa dari setiap motor. Semakin kecil nilainya, artinya motor semakin cepat berlari. Tentunya harus dikurangi terlebih dahulu dengan power lost sistem penggerak roda dan sistem transmisinya. Berat rata-rata manusia harus ditambahkan agar adil dan prediksinya mendekati kenyataannya.

Faktor desain, misalnya aerodinamis tidak boleh diabaikan, hambatan angin itu sangat berpengaruh pada kecepatan tinggi. Selain itu, jenis mesin terkait RPMnya harus juga diperhatikan karena berpengaruh pada pencapaian top speed atau kecepatan puncaknya.

Tidak semua motor diciptakan untuk kecepatan. Sebagian diperuntukan untuk kenyamanan, sebagian untuk efisiensi bahan bakar, sebagian lainnya terfokus pada torsi, ada juga yang lebih ke arah “prestise” dan kemewahan saja.

Kemudian pada faktor eksistensi juga disertakan. Artinya motor 250cc yang terlalu usang (jadul) tidak disertakan. Mengingat sudah terlalu tua, meskipun secara tenaga dan performa tidak kalah jika dibandingkan motor “kekinian”. Motor 250cc yang diproduksi tahun 80-90 an kebawah sudah sangat jarang sekali terlihat dijalanan. Dengan begitu sudah tidak relevan lagi untuk dibandingkan.

Motor 250cc 2 tak juga tidak disertakan. Meskipun besar kubikasi mesin nya sama (berada di kelas 250cc), langkah pistonnya lebih singkat. Mesinnya mampu menghasilkan tenaga yang 2x lebih besar pada waktu yang sama. Motor 250cc 2 tak seharusnya dibandingkan melawan motor 4 tak 500cc agar adil. Sebagai contoh pada ajang motogp 2002, dimana motor 2 tak 500cc melawan motor 4 tak 1000cc.

1. Kawasaki ZX25R

Kawasaki ZX25R

Kawasaki zx25r tidak terbantahkan sebagai motor 250cc tercepat sekaligus termahal. Motor kasta tertinggi dari kawasaki ini dibekali mesin 4 silinder inline (segaris). Lahir pada tahun 2019 dan diperkenalkan Kawasaki indonesia pada tahun 2020.

Pada tahun 2022 akhir, diluncurkan varian kasta tertingginya yaitu zx25rr. Motor yang menjadi mimpi sebagian besar biker tanah air ini dibekali spesifikasi dan skor PWRnya adalah sebagai berikut :

249.8 cc, 4 silinder, DOHC 16 valve
Bore x Stroke : 50.0 x 31.8 mm (overbore)
Rasio kompresi : 12,5 : 1
Power : 50,3 HP @ 15.500 rpm
Torsi : 22,9 Nm @ 14.500 rpm
182 kg, Sport Full Fairing
PWR score : 5,25 kg / 1 Hp.

2. Honda CBR250RR

Honda CBR250RR

Anggota keluarga CBR-RR terkecil ini lahir ditahun 2016 dengan kode projek K64A. Pada awal kelahirannya motor 250cc 2 silinder honda ini menjadi yang terkencang saat itu.

Pada tahun 2020 menjelang 2021 honda melakukan upgrade dengan kode projek K64J yang berimbas pada kenaikan tenaganya.

Terakhir di tahun 2022 honda kembali melakukan upgrade dengan kode CBR250RR K64N dan tenaganya ditingkatkan lagi.

Baik itu CBR K64A, K64J dan K64N masih menjadi yang terbaik dan menempati posisi “runner-up”, meskipun power mesinnya berbeda. Berikut spesifikasi motor yang dijuluki “Baby-RR” tipe tertinggi K64N :

249.7 cc, 2 silinder, DOHC 8 valve
Bore x Stroke : 62,0 x 41,4 mm (overbore)
Rasio kompresi : 12,5 : 1
Power : 41,4 HP @ 13.000 rpm
Torsi : 25 Nm @ 11.000 rpm
168 kg, Sport Full Fairing
PWR score : 6,01 kg / 1 hp

3. kawasaki New Ninja 250 Fi

kawasaki New Ninja 250 Fi

Pada tahun 2017 kawasaki meluncurkan new ninja 250 fi. Ninja 2 silinder ini merupakan penerus generasi sebelumnya. Waktu itu performa “Ninfi Old” kalah telak oleh Honda CBR250RR, bahkan oleh Yamaha R25.

Pada generasi ini muntahan power mesin motor ini mampu mengimbangi CBR250RR generasi awal (K64A), meskipun pada kenyataan masih kalah jika di uji langsung dijalanan. Adapun spek dari New Ninja 250 Fi adalah sebagai berikut :

249 cc, 2 silinder, DOHC 8 valve
Bore x Stroke : 62.0 x 41.2 mm (overbore)
Rasio kompresi : 11.6 : 1
Power : 38,2 HP @ 12.500 rpm
Torsi : 23.5 Nm @ 10.000 rpm
163 kg, Sport Full Fairing
PWR score : 6,37 kg / 1 hp

4. Yamaha YZF R25 & MT-25

Yamaha YZF R25Yamaha MT-25

Tidak bisa dipungkiri bahwa yamaha R25 ini dulunya adalah perubah peta persaingan dikelas 250cc, khususnya 2 silinder. Pada awal dilahirkan, sekitar tahun 2014-2015, motor ini sukses memukul dengan telak ninja 250 fi sebagai ikon kecepatan motor 4 tak saat itu.

Tapi sayangnya yamaha seperti yang kurang berniat untuk “berperang” di kelas 250cc sport bike. Dimana pesaing-pesaingnya terus melakukan pengembangan performa mesin, eh, ini mah si R25 hanya melakukan perubahan tampilan saja pada tahun 2019.

Bukannya membenahi mesin malah estetika. Dan cilakanya desainnya malah ditolak pasar. Mereka menganggap masih lebih bagus yang lama meskipun tanpa shock USD. Iya juga sih. 😀

Berbeda dengan saudaranya, MT25 bisa dibilang sebagai motor naked bike 250cc terkencang saat ini. Jika kalian mencari alternatif motor 250cc terbaik, tercepat dan terkencang selain “full fairing”, ya MT25 ini pilihan yang paling tepat juga logis. Tidak ada lagi diatasnya.

Meskipun dibekali spek mesin yang sama dengan R25. Secara perhitungan PWR, MT25 lebih unggul karena bobotnya yang lebih ringan. Pada kecepatan tinggi? pastinya R25 akan lebih unggul karena kemampuannya melawan hambatan angin yang lebih baik meskipun PWRnya dibawah MT25.

yamaha YZF R25
249 cc, 2 silinder, DOHC 8 valve
Bore x Stroke : 60,0 x 44,1 mm (overbore)
Rasio kompresi : 11.6 : 1
Power : 35,5 HP @ 12.000 rpm
Torsi : 23.6 Nm @ 10.000 rpm
166 kg, Sport Full Fairing
PWR score : 6,95 kg / 1 hp ++

Yamaha MT25
249 cc, 2 silinder, DOHC 8 valve
Bore x Stroke : 60,0 x 44,1 mm (overbore)
Rasio kompresi : 11.6 : 1
Power : 35,5 HP @ 12.000 rpm
Torsi : 23.6 Nm @ 10.000 rpm
165 kg, Naked Bike
PWR score : 6,92 kg / 1 hp +

5. Yamaha WR 250 R

Yamaha WR 250 R

Tidak berbeda dengan adiknya, Siapa coba? Itu tuh si WR 155 R sebagai “penguasa” trail dikelas 150cc. Motor trail yamaha dikelas 250cc WR 250 R adalah motor trail, sekaligus motor 1 silinder terbaik, terkencang dan tercepat dikelas 250cc. Motor ini bahkan mampu mengalahkan motor bermesin 2 silinder. Hal ini dikarenakan nilai perbandingan tenaga dan bobotnya yang cukup baik.

Spesifikasi dan nilai PWR dari Yamaha WR250R adalah sebagai berikut :

250 cc, 1 silinder, DOHC 4 valve
Bore x Stroke : 77,0 X 53,6 mm (overbore)
Rasio kompresi : 11,8 : 1
Power : 30,3 HP @ 10.000 rpm
Torsi : 23,6 Nm @ 8.000 rpm
134 kg, Trail Bike
PWR score : 7,00 kg / 1 hp

6. Benelli TNT 249S

Benelli TNT 249S

Tidak banyak motor asal eropa yang beredar di Indonesia. Benelli TNT 249S adalah salah satu, motor 250cc asal Italia. Motor ini berjenis naked bike 2 silinder yang performanya sangat diperhitungkan sebagai lawan sepadan motor-motor “high performance” asal jepang.

Motor yang menjadi penjegal dominasi jepang ini dibekali spesifikasi sebagai berikut :

249 cc, 2 silinder, DOHC 8 valve
Bore x Stroke : 61,0 x 42,7 mm (overbore)
Rasio kompresi : 12 : 1
Power : 37,5 HP @ 11.000 rpm
Torsi : 25,6 Nm @ 9.750 rpm
183 kg, Naked Bike
PWR score : 7,09 kg / 1 hp

7. KTM RC 250 & Duke 250

KTM RC 250KTM Duke 250

Kedua motor dengan citra rasa eropa yang kental ini berasal dari Austria yang masuk ke Indonesia di sekitar tahun 2015. Baik KTM RC 250 dan KTM Duke 250 dibekali spek mesin yang sama. Meskipun keduanya hanya dibekali mesin 1 silinder, pada performanya bisa dikatakan mampu bersaing untuk melawan 2 silinder yang berkubikasi mesin sama besarnya.

Pada pencapaian nilai PWR, pastinya KTM Duke lebih baik. Sama kasusnya dengan motor lainnya. Jika ada 2 motor spek mesinnya identik, yang satu full fairing dan satunya naked. Maka, biasanya yang naked pasti lebih baik. Tapi pada kecepatan tinggi malah yang full fairing cenderung lunggul.

KTM RC 250
249 cc, 1 silinder, DOHC 4 valve
Bore x Stroke : 72,0 x 61,1 mm (overbore)
Rasio kompresi : 12.5 : 1
Power : 31,1 HP @ 9.000 rpm
Torsi : 24 Nm @ 7.250 rpm
147 kg, Sport Full Fairing
PWR score : 7,26 kg / 1 hp ++

KTM Duke 250
249 cc, 1 silinder, DOHC 4 valve
Bore x Stroke : 72,0 x 61,1 mm (overbore)
Rasio kompresi : 12.5 : 1
Power : 31,1 HP @ 9.000 rpm
Torsi : 24 Nm @ 7.250 rpm
146 kg, Sport Full Fairing
PWR score : 7,22 kg / 1 hp +

8. Honda CBR250R

Honda CBR250R

Motor 250cc silinder jomlo buatan Honda Thailand ini masuk ke Indonesia sekitar tahun 2011. Lalu diproduksi lokal di Indonesia pada tahun-tahun berikutnya. Sebelum lahirnya R25 dari yamaha, banyak yang tidak tau, bahwa motor ini adalah yang tercepat dikelas 250cc.

Sering dipandang sebelah mata karena hanya 1 silinder. Biasanya output powernya dibawah 2 silinder. Pada kenyataannya jika dihitung secara power to weight ratio motor ini lebih unggul jika dibandingka ninja 2 silinder saat itu.

Motor ini sering dianggap pendahulu CBR250RR. Padahal dari gen dan garis turunan berbeda. CBR-R dan CBR-RR itu tidak sama. CBR-RR untuk saat ini hanya ada 3 (250RR, 600RR, 1000 RR-R). Sedangkan CBR-R selain dari tiga itu (150R, 250R,300R, 400R, 500R, 650R, dst).

Berikut adalah spesifikasi dari Honda CBR250R :

249.67 cc, 1 silinder, DOHC 4 valve
Bore x Stroke : 76,0 x 55,0 mm (overbore)
Rasio kompresi : 10,7 : 1
Power : 28,2 HP @ 9.000 rpm
Torsi : 23 Nm @ 7.500 rpm
143 kg, Sport Full Fairing
PWR score : 7,85 kg / 1 hp

9. Kawasaki ninja 250 R (Karbu)

Kawasaki ninja 250 R (Karbu)

Kawasaki ninja 250 R 2 silinder ini diperkenalkan Kawasaki pada tahun 2008. Motor ini adalah pionir atau pendahulu (pembuka pasar) kelas 250cc 2 silinder. Imej masyarakat awam menganggap semua motor full fairing gambot adalah ninja, ya berawal dari motor ini pelakunya.  😆

Pada konsumsi bahan bakar, borosnya ga ketulungan. Penyebabnya motor ini masih menggunakan sistem karburator. Tapi tidak bisa terbantahkan, pada saat kelahirannya ninja 2 silinder ini adalah untuk orang tajir melintir parkir. Orang yang bernasib dibawah UMR seperti admin menganggapnya hanya angan-angan setinggi awan saja waktu itu.  😛

249 cc, 2 silinder, DOHC 8 valve
Bore x Stroke : 62,0 X 41,2 mm (overbore)
Rasio kompresi : 11,6 : 1
Power : 31,4 HP @ 11.000 rpm
Torsi : 20 Nm @ 9.500 rpm
168 kg, Sport Full Fairing
PWR score : 7,90 kg / 1 hp

10. Minerva Megelli 250 RV

Minerva Megelli 250 RV

Minerva Megelli 250 RV merupakan motor sport yang dikembangkan dari produk motor Megelli seri sebelumnya. Motor ini memilikii desain yang gagah, besar, dan dinamis. Secara sekilas, tampilan motor ini mirip motor-motor jepang pada umumnya.

Meskipun hanya 1 silinder saja, bahkan mesinnya juga SOHC. Pada saat kemunculannya Motor ini cukup diperhitungkan karena mampu mengungguli motor 2 silinder 250cc pada nilai PWR-nya. Bukan dikarenakan powernya yang sangat besar, tapi lebih ke bobotnya sangat ringan setara motor 150cc.

Spesifikasi dari Minerva Migelli 250 RV adalah sebagai berikut :

247 cc, 1 silinder, SOHC 4 valve
Bore x Stroke : 77,0 x 53,6 mm
Rasio kompresi : 11,1 : 1
Power : 26,7 HP @ 9.000 rpm
Torsi : 22 Nm @ 7.000 rpm
133 kg, Sport Full Fairing
PWR score : 7,90 kg / 1 hp

11. Kawasaki Versys-X 250 Tourer

Kawasaki Versys-X 250 Tourer

Motor berjenis dual purpose ini termasuk langka, bahkan dikelas 250cc. Kawasaki Versys-X 250 tourer ini tidak memiliki pesaing langsung untuk pasar tanah air. Dari bentuk fisiknya motor ini diciptakan untuk mampu menaklukan segala medan.

Body motor ini sangat kokoh, berbeda dengan jenis dual sport, misalnya saudaranya KLX 250 yang cenderung fleksibel. Adapun spesifikasi dan Nilai PWR Kawasaki Versys adalah :

249 cc, 2 silinder, DOHC 8 valve
Bore x Stroke : 62.0 x 41.2 mm
Rasio kompresi : 11.3 : 1
Power : 33,1 HP @ 11.500 rpm
Torsi : 21,7 Nm @ 10.000 rpm
181 kg, Dual Purpose Bike
PWR score : 7,94 kg / 1 hp

12. Kawasaki Ninja 250 Fi (Old) & Z 250

Kawasaki Ninja 250 Fi (Old)Kawasaki Z-250

Pada tahun 2013 Kawasaki merubah sistem karburator menjadi sistem full injeksi pada ninja 250 2 silinder. Perubahan ini berhasil mengatasi masalah efisiensi BBM. Pada output tenaga yang dikeluarkan mesin sedikit lebih baik. Tapi pada bobot Kawasaki ninja 250 Fi (full injection) ini lebih berat. Sehingga berdampak pada pencapaian nilai PWRnya.

Sedangkan pada sisi lainnya, kawasaki juga melahirkan versi naked dari ninja 250 fi. Nama motor naked ninja ini adalah Z250. Motor ini juga merupakan line-up dari clan Kawasaki Z. Keduanya dibekali spek mesin dan fitur yang identik.

Kawasaki Ninja 250 fi (old)
249 cc, 2 silinder, DOHC 8 valve
Bore x Stroke : 62,0 X 41,2 mm (overbore)
Rasio kompresi : 11,3 : 1
Power : 31,5 HP @ 11.000 rpm
Torsi : 21 Nm @ 10.000 rpm
172 kg, Sport Full Fairing
PWR score : 8,04 kg / 1 hp ++

Kawasaki Z 250
249 cc, 2 silinder, DOHC 8 valve
Bore x Stroke : 62,0 X 41,2 mm (overbore)
Rasio kompresi : 11,3 : 1
Power : 31,5 HP @ 11.000 rpm
Torsi : 21 Nm @ 10.000 rpm
168 kg, Naked Bike
PWR score : 7,90 kg / 1 hp +

13. Viar Cross X 250 ES

Viar Cross X 250 ES

Siapa sangka motor trail produksi lokal pabrikan asal semarang, viar motor ini menempati peringkat cukup baik di kelas 250cc. Meskipun output tenaga mesinnya tidak terlalu “powerfull”, Viar Cross X 250 ES ini memiliki bobot paling ringan dikelas 250cc.

Motor trail 250cc andalan PT Triangle Motorindo (Viar Motor) ini memiliki spek sebagai berikut :

249,6 cc, 1 silinder, SOHC 4 valve
Bore x Stroke : 77,0 x 53,6 mm (overbore)
Rasio kompresi : 10.5:1
Power : 25,4 HP @ 9.000 rpm
Torsi : 23 Nm @ 7.000 rpm
126 kg, Trail Bike
PWR score : 8,00 kg / 1 hp

14. Kawasaki Ninja 250 SL & Z 250 SL

Kawasaki Ninja 250 SLKawasaki Z 250 SL

Selain bermain di 2 silinder dan 4 silinder, kawasaki juga memasarkan motor 250cc 1 silinder sport dan naked bikenya. Kedua motor ini dinamakan kawasaki Ninja 250 SL dan Z 250 SL.

Keduanya memiliki spek identik tapi berbeda pada bobotnya.

Kawasaki Ninja 250 SL
249 cc, 1 silinder, DOHC 4 valve
Bore x Stroke : 72.0 x 61.2 mm (overbore)
Rasio kompresi : 11,3 : 1
Power : 27,6 HP @ 9.700 rpm
Torsi : 21 Nm @ 8.200 rpm
151 kg, Sport Full Fairing
PWR score : 8,35 kg / 1 hp ++

Kawasaki Z 250 SL
249 cc, 1 silinder, DOHC 4 valve
Bore x Stroke : 72.0 x 61.2 mm (overbore)
Rasio kompresi : 11,3 : 1
Power : 27,6 HP @ 9.700 rpm
Torsi : 21 Nm @ 8.200 rpm
148 kg, Naked Bike
PWR score : 8,24 kg / 1 hp +

15. CF Moto 250 SR

CF Moto 250 SR

Meskipun CF Moto berasal dari china. Tapi kalian jangan sekali-kali meremehkannya. Pabrikan asal negri tirai bambu china ini membuktikan bahwa mereka tidak main-main. Mereka mengikuti kejuaran moto3 yang notabennya kasta ke 3 dari kompetisi motogp (setelah motogp itu sendiri dan moto2).

CF Moto memasarkan produk 250cc andalannya di Indonesia. Dinamakan CF Moto 250 SR, dengan spesifikasi sebagai berikut :

249,2 cc, 1 silinder, DOHC 4 valve
Bore x Stroke : 72.0 x 61.2 mm (overbore)
Rasio kompresi : 11.3 : 1
Power : 27,4 HP @ 9.750 rpm
Torsi : 22 Nm @ 7.500 rpm
165 kg, Sport Full Fairing
PWR score : 8,94 kg / 1 hp

16. CF Moto 250 CL-X

CF Moto 250 CL-X

CF Moto 250 CL-X bisa dikatakan sebagai versi telanjang dari CF Moto 250 SR. Motor ini dipersenjatai spek mesin yang cukup identik dengan fersi full fairingnya. Akan tetapi pada output tenaga yang dihasilkannya sedikit lebih kecil.

Meskipun demikian, bobot dari motor naked china ini lebih ringan. Spesifikasi CF Moto 250 CL-X adalah sebagai berikut :

249 cc, 1 silinder, DOHC 4 valve
Bore x Stroke : 72,0 x 61,2 mm (overbore)
Rasio kompresi : 11.3 : 1
Power : 26,2 HP @ 9.200 rpm
Torsi : 20,6 Nm @ 7.250 rpm
155 kg, Naked Bike
PWR score : 8,97 kg / 1 hp

17. Honda CRF 250 Rally

Honda CRF 250 Rally

Dari sekian banyak motor keluarga CRF, honda menempatkan CRF 250 Rally untuk bersaing dikelas 250cc, khususnya trail. Pada performanya, motor ini Memiliki torsi besar dan mudah dicapai. Sangat kental sebagai karakter dual sport yang lebih condong ke arah begitu.

Berikut spesifikasi tenaga dan PWR dari Honda CRF 250 Rally :

249.6 cc, 1 silinder, DOHC 4 valve
Bore x Stroke : 76.0 x 55.0 mm (overbore)
Rasio kompresi : 10,7 : 1
Power : 25,4 HP @ 8.500 rpm
Torsi : 23,1 Nm @ 6.500 rpm
152 kg, Trail Bike
PWR score : 9,11 kg / 1 hp

18. Suzuki Gixxer 250 SF

Suzuki Gixxer 250 SF

Pada tahun 2021, suzuki mencoba kembali bersaing dikelas 250cc. Kali ini mereka memboyong Gixxer 250 SF dari India. Namun sayangnya motor yang admin nilai tidak jelek dan belum bisa dikatakan bagus pada performanya ini sedikit peminatnya.

Untuk masalah desain, sebenarnya gixxer ini masih terbilang cukup baik. Mungkin karena harga yang terlalu tinggi jika dibandingkan speknya (1 silinder SOHC). Atau pihak suzuki sendiri kurang berniat untuk memasarkannya. Spek dari Suzuki Gixxer 250 SF adalah sebagai berikut :

249 cc, 1 silinder, SOHC 4 valve
Bore x Stroke : 76.0 x 54.9 mm (overbore)
Rasio kompresi : 10,7 : 1
Power : 26,1 HP @ 9.000 rpm
Torsi : 22,6 Nm @ 7.500 rpm
161 kg, Sport Full Fairing
PWR score : 9,25 kg / 1 hp

19. Kawasaki kLX 250 & D-Tracker X 250

Kawasaki kLX 250Kawasaki D-Tracker X 250

Kedua motor ini benar-benar seperti pinang dimutilasi jadi 2. Dari desain tampilan mirip, spek mesinnya juga mirip, tapi bobotnya sedikit lebih ringan KLX. Perbedaan ada pada jenis dan peruntukannya. Jika KLX adalah sebagai motor trail dual sport (menggunakan ban pacul), maka D-Tracker adalah mottard (supermoto) yang diciptakan untuk jalan raya (menggunakan ban aspal).

Keduanya, baik itu Kawasaki kLX 250 & D-Tracker X 250 dibekali spek sebagai berikut :

Kawasaki klx 250
249 cc, 1 silinder, DOHC 4 valve
Bore x Stroke : 72.0 x 61.2 mm (overbore)
Rasio kompresi : 11,0 : 1
Power : 21,5 HP @ 7.500 rpm
Torsi : 21 Nm @ 7.000 rpm
137 kg, Trail Bike
PWR score : 10,00 kg / 1 hp ++

Kawasaki D-Tracker X 250
249 cc, 1 silinder, DOHC 4 valve
Bore x Stroke : 72.0 x 61.2 mm (overbore)
Rasio kompresi : 11,0 : 1
Power : 21,5 HP @ 7.500 rpm
Torsi : 21 Nm @ 7.000 rpm
139 kg, Trail Bike
PWR score : 10,10 kg / 1 hp +

20. Suzuki Thunder 250

Suzuki Thunder 250

Motor suzuki 250cc 1 silinder ini mulai mengaspal sejak tahun 1999. Suzuki Thunder 250 adalah pesaing yang tidak seimbang (terlalu superior) dari honda tiger (200cc) dan Yamaha scorpio (225cc) pada saat itu.

Motor ini cukup unik, memiliki 2 knalpot layaknya motor 2 silinder (jadinya banyak yang mengira motor ini 2 silinder). Padahal silindernya hanya 1 saja. Jika motor lain yang sama-sama memiliki 2 katup buang hanya diwakili satu lubang knalpot saja, maka thunder 250 ini beda. 2 lubang knalpot ini maksudnya adalah untuk setiap katup (valve) buangnya.

Suzuki Thunder 250 dibekali spek mesin dan nilai PWR sebagai berikut :

249 cc, 1 silinder, SOHC 4 valve
Bore x Stroke : 72,0 x 61,2 mm (overbore)
Rasio kompresi : 9,0 : 1
Power : 20 HP @ 7.500 rpm
Torsi : 20,6 Nm @ 6.000 rpm
132 kg, Naked Bike
PWR score : 10,48 kg / 1 hp

21. Suzuki GSX 250 R & Inazuma 250

Suzuki GSX 250 RSuzuki Inazuma 250

Kebanyakan dari kalian sering mempertanyakan eksistensi motor suzuki 250cc yang dobel silinder. Karena motor suzuki ini suka dikaitkan motor yang kencang. Alasannya pada motor kelas 150cc sport, faktanya memang suzuki yang mendominasinya.

Jika kalian berasumsi begini, “GSX di kelas 150cc itu larinya paling kencang, apalagi yang 250cc-nya”. Sayangnya asumsi itu salah kawan. Apa yang terjadi sebenarnya?, GSX 250 suzuki ini sangat kurang “greget” di kelas 250cc.

Mereka (Suzuki) tidak mengembangkannya. Pada motor sportbike 2 silindernya, GSX250R. Yang mereka lakukan hanya “mencangkok” mesin dari inazuma. Bermesin SOHC overstroke. Meskipun silindernya kembar, tetap tidak lazim digunakan untuk motor sport bike.

“Tapi kan itu gsx250R, bukan GSXR250. R nya dibelakang, artinya sport touring, gimana si admin ini”. Ada ga yang berpendapat begitu?  😆 . Memang betul jika ada dari sebagian kalian berpendapat begitu.

GSX R dibelakang itu biasanya sepadan dengan CBR-R nya honda, dan GSX R didepan itu sepadan dengan CBR-RR nya honda. Tapi ga gitu-gitu amat kali, lemotnya sampe segitunya padahal membawa nama GSX.  😉  Sekali-kali admin kritik suzuki.  😎

Spesifikasi GSX 250 R dan Suzuki Inazuma 250 sebenarnya identik. Tapi pada bobot lebih ringan GSX dengan spesifikasi sebagai berikut :

Suzuki GSX 250 R
248 cc, 2 silinder, SOHC 4 valve
Bore x Stroke : 53.5 x 55.2 mm (overstroke)
Rasio kompresi : 11,5 : 1
Power : 24,6 HP @ 8.000 rpm
Torsi : 23,4 Nm @ 6.500 rpm
178 kg, Sport Full Fairing
PWR score : 10,52 kg / 1 hp ++

Suzuki Inazuma 250
248 cc, 2 silinder, SOHC 4 valve
Bore x Stroke : 53.5 x 55.2 mm (overstroke)
Rasio kompresi : 11,5 : 1
Power : 24,1 HP @ 8.000 rpm
Torsi : 22 Nm @ 6.500 rpm
182 kg, Naked Bike
PWR score : 10,94 kg / 1 hp +

22. Vespa GTS 250 IE

Vespa GTS 250 IE

Vespa selalu punya loyalisnya sendiri. Yang menarik pada kelas 250cc ini berbeda, jika dikelas 150cc skuter vespa kalah bersaing pada segi kecepatan. Maka pada kelas 250cc justru menjadi juaranya untuk jenis skuter, jika dilihat dari perbandingan PWR.

Meskipun pada umumnya, performa sangat biasa saja untuk setiap lini produknya. Namun pada value, hampir semua vespa dikaitkan sebagai barang mewah dan tidak sembarang orang memilikinya.

Pabrikan asal italia piaggio sebagai pabrikan vespa pernah menjual produk 250cc andalannya secara CBU di Indonesia. Vespa GTS 250 IE dibekali spesifikasi sebagai berikut :

244 cc, 1 silinder, SOHC 4 valve
Bore x Stroke : 72,0 x 60,0 mm (overbore)
Rasio kompresi : 11,5 : 1
Power : 22 hp @ 8250 rpm
Torsi : 20,2 Nm @ 6.500 rpm
146 kg, Matic
PWR score : 11,82 kg / 1 hp

23. Benelli Zafferano 250

Benelli Zafferano 250

Selain motor batangan, pabrikan asal italia benelli juga menjual skutik gambotnya di Indonesia. Pada dimensinya, skutik ini tampak besar jika kalian melihatnya secara langsung. Tapi pada bobot, tidak seberat motor-motor Jepang dan Taiwan yang berada dikelas sama.

Spesifikasi Benelli Zafferano 250 adalah sebagai berikut :

249,7 cc, 1 silinder, SOHC 4 valve
Bore x Stroke : 69.0 x 66.8 mm (overbore)
Rasio kompresi : 10,2 : 1
Power : 20,8 HP @ 7000 rpm
Torsi : 20,83 Nm @ 6.000 rpm
155 kg, Matic
PWR score : 13,10 kg / 1 hp

24. SM Sport V16

SM Sport V16

V16 adalah adalah motor berjenis kruiser 250cc 2 silinder dari pabrikan SM Sport asal malaysia. Motor ini dipasarkan di Indonesia melalui PT Mforce Indonesia bersamaan dengan merk lainnya seperti SYM, CF Moto dan WM Moto.

Pada tampilan, motor ini memang mirip motor-motornya harley davidson. Kalian jangan berfikir dan menganggap V16 ini tiruan dari harley davidson. Sama sekali tidak begitu, karena memang jenisnya adalah cruiser dimana secara kebetulan saja motor-motor harley davidson umumnya berjenis kruiser.

Motor ini memiliki spek dan nilai PWR sebagai berikut :

249,8 cc, 2 silinder, SOHC 4 valve
Bore x Stroke : 49,0 x 66,0 mm (overstroke)
Rasio kompresi : 10,0 : 1
Power : 18,8 HP @ 8.000 rpm
Torsi : 19 Nm @ 6.000 rpm
165 kg, Cruiser
PWR score : 13,10 kg / 1 hp

25. Kymco Down Town 250i

Kymco Down Town 250i

Motor ini adalah andalan dari kymco pabrikan motor asal Taiwan. Kymco Down Town 250i disebut-sebut sebagai pesaing yang “head to head” secara langsung dengan Yamaha X-max 250 dan Honda Forza 250 di kelas motor 250cc jenis matic. Karena secara pengalaman, fitur dan teknologi bisa dikatakan sebanding meskipun sebenarnya tidak.  😆

Motor ini memiliki spek dan nilai PWR sebagai berikut :

249 cc, 1 silinder, SOHC 4 valve
Bore x Stroke : 66,0 x 72,0 mm (overstroke)
Rasio kompresi : 10,8 : 1
Power : 22,9 HP @ 7750 rpm
Torsi : 23,14 Nm @ 6.000 rpm
178 kg, Matic
PWR score : 13,12 kg / 1 hp

26. SYM GTS 250i

SYM GTS 250i

SYM (Sanyang Motor) adalah pabrikan selain kymco yang berasal dari taiwan. SYM ini memasarkan produknya di Indonesia melalui PT Mforce Indonesia. Salah satunya matic gambot SYM GTS 250i.

Matic berkubikasi mesin 250cc ini memiliki spesifikasi sebagai berikut :

249,4 cc, 1 silinder, SOHC 4 valve
Bore x Stroke : 71,0 x 63.3 mm (overbore)
Rasio kompresi : 11 : 1
Power : 23,1 HP @ 8.000 rpm
Torsi : 22,7 Nm @ 5.500 rpm
187 kg, Matic
PWR score : 13,46 kg / 1 hp

27. Yamaha Xmax 250

Yamaha Xmax 250

Kalian pastinya sudah tidak asing lagi dengan motor yang satu ini. Motor matic 250cc yang paling laris dan sering terlihat dijalanan,siapa lagi kalo bukan Yamaha X-max 250. Pada tahun 2022 motor ini berubah secara tampilan dari versi sebelumnya, sejak diperkenalkan pada tahun 2016 dan menghaspal di tahun 2017.

Dibandingkan versi lama, versi terbaru memiliki bobot lebih berat 2 kg. Spesifikasi Yamahya X-max 250 adalah sebagai berikut :

249,8 cc, 1 silinder, SOHC 4 valve
Bore x Stroke : 70.0 mm X 64.9 mm (overbore)
Rasio kompresi : 10,5 : 1
Power : 22,5 HP @ 7.000 rpm
Torsi : 24,3 Nm @ 5.500 rpm
181 kg, Matic
PWR score : 13,50 kg / 1 hp

28. Honda Forza 250

Honda Forza 250

Honda Forza 250 merupakan pesaing terdekat dari Yamaha Xmax 250. Banyak dari kalian mungkin menganggapnya “musuh bebuyutan”. Pada sektor mesinnya, sebenarnya motor ini mengungguli Xmax, tapi pada bobotnya lebih berat. Sehingga harus puas berada pada posisi dibawahnya satu tingkat.

Pada penjualannya, motor ini masih dibawah yamaha xmax. Motor ini bukannya tidak bagus, karena memiliki segudang teknologi yang beberapa diantaranya tidak dimiliki Xmax. Misalnya fitur winshield elektrik yang bisa bergerak sendiri secara mekanis.

Kalahnya penjualan forza dibandingkan Xmax sepertinya lebih ke harga yang jauh lebih mahal. Tercatat Rp. 90.313.000.- (OTR) saat artikel ini dibuat. Bandingkan dengan XMax yang berada di harga Rp 66.000.000.- (OTR) saja. Secara fitur bisa bersaing, tapi secara harga tidak sama sekali.

Spesifikasi dan nilai PWR Honda Forza 250 adalah :

249 cc, 1 silinder, SOHC 4 valve
Bore x Stroke : 67,0 x 70,7 mm (overstroke)
Rasio kompresi : 10,2 : 1
Power : 22,8 HP @ 7.750 rpm
Torsi : 24 Nm @ 6.250 rpm
186 kg, Matic
PWR score : 13,62 kg / 1 hp

29. Benelli Patagonian Eagle 250

Benelli Patagonian Eagle 250

Motor berjenis cruiser dari Benelli, Patagonian Eagle 250 termasuk motor yang memiliki performa inferior jika dibandingkan yang lainnya. Banyak motor berkubikasi mesin 150cc akan mudah menyalipnya.

Tapi kalian harus mengingat hal ini. Filosofi motor cruiser itu kenyamanan. Seperti sedang berkendara mobil, kaki selonjoran, tangan terlentang, santai. Jika pabrikan menciptakan jenis motor ini dengan tenaga “memble”, itu sangat bisa dibenarkan. Karena fokusnya memang bukan untuk kecepatan.

Spesifikasi Benelli Patagonian Eagle adalah sebagai berikut :

249 cc, 2 silinder, SOHC 4 valve
Bore x Stroke : 55,0 x 52,4 mm (overbore)
Rasio kompresi : 9,0 : 1
Power : 17,4 HP @ 8.000 rpm
Torsi : 16,5 Nm @ 6.000 rpm
158 kg, Cruiser
PWR score : 13,67 kg / 1 hp

30. Wmoto Draco 250i

Wmoto Draco 250i

Draco 250i adalah matic gambot yang dipasarkan oleh PT MForce Indonesia. Satu-satunya matic yang berasal dari negri jiran malaysia ini bermesin DOHC. Matic ini disebut-sebut bisa mengungguli Xmax dan Forza, karena keduanya masih bermesin SOHC.

Secara teori memang benar mesin DOHC akan lebih unggul dari SOHC pada kecepatan. Tapi coba kalian perhatikan bobotnya, sangat berat, mencapai 194 Kg. Ya, pada ujung-ujungnya sangat mempengaruhi pencapaian nilai PWR-nya.

Adapun spesifikasi Wmoto Draco 250i adalah sebagai berikut :

247 cc, 1 silinder, DOHC 4 valve
Bore x Stroke : –
Rasio kompresi : 11 : 1
Power : 22,2 HP @ 7.500 rpm
Torsi : 21,5 Nm @ 6.500 rpm
194 kg, Matic
PWR score : 14,38 kg / 1 hp

31. Kymco Xtown 250i

Kymco Xtown 250i

Selain Down Town, kymco juga memasarkan matic 250cc lainnya di Indonesia yang bernama Xtown 250i. Jika dilihat dari spek tenaga mesinnya, matic ini masih dibawah down town.

Bobot dari Kymco Xtown 250i adalah yang terberat dari semua motor berkubikasi 250cc, mencapai 195 kg. Adapun spesifikasi motor ini adalah :

249,1 cc, 1 silinder, DOHC 4 valve
Bore x Stroke : 72,7 × 60 mm (overbore)
Rasio kompresi : 11 : 1
Power : 20,7 HP @ 6.500 rpm
Torsi : 21,5 Nm @ 6.500 rpm
195 kg, Matic
PWR score : 15,48 kg / 1 hp

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini