Beranda Review Motor Review Lengkap Lintas Generasi Kawasaki Ninja 250 Fi: Sang Pionir Sport 250cc...

Review Lengkap Lintas Generasi Kawasaki Ninja 250 Fi: Sang Pionir Sport 250cc 2 Silinder

2322
0
spesifikasi fitur harga new ninja 250 fi terbaru

Rasanya ada yang kurang kalau kita nggak bahas New Ninja 250 Fi dari Kawasaki untuk kalian, Sobat. Imej motor ini sangat kuat sebagai ikon motor full fairing 2 silinder di Indonesia.

Sejak awal kemunculannya, motor ini selalu sukses mencuri perhatian. Kawasaki melahirkan motor ini pada tahun 2017 sebagai pembaharuan total dari generasi sebelumnya, dan kini memiliki 3 varian utama yang beredar di pasaran.

Untuk harganya, Kawasaki membanderol Ninja 250 Fi mulai dari kisaran Rp 66.500.000,- (OTR Jakarta) untuk varian standarnya. Harga ini tentu bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan pabrikan di setiap tahunnya.

Sedangkan untuk varian Ninja 250 ABS SE, Kawasaki memasang harga sekitar Rp 78.500.000,-. Varian ABS SE memiliki harga berbeda karena Kawasaki menambahkan fitur ABS braking system, Pillion seat cover, DC outlet, Large smoked windshield, Frame sliders, grafis Special Edition, dan KIPASS master key system.

Kemudian untuk varian tertingginya, Ninja 250 ABS SE MDP hadir dengan harga Rp 78.900.000,-. Varian ini memakai sistem pengecatan MDP (Magnetic Design Paint). Ya itu saja bedanya jika kita bandingkan dengan Ninja 250 ABS SE, sedangkan fitur lainnya sama saja, Bro.

Cerita Perjalanan dan Sejarah New Ninja 250 Fi

sejarah perkembangan ninja 250 2 silinder

Pada kenyataannya, Kawasaki sudah menciptakan motor berkode EX250 ini sejak tahun 1983 silam. Memang motor ini sempat tertidur atau “berhibernasi” lama sekali. Pasalnya, sejak tahun 1991 Kawasaki tidak mengembangkan motor 2 silinder ini lagi secara signifikan.

Hingga akhirnya, pada tahun 2008 Kawasaki membangkitkan sang legenda dari tidur panjangnya. Jadi, Admin sangat memaklumi jika sebagian dari kalian hanya mengetahui bahwa motor ini lahir di tahun 2008.

Saat itu kita mengenalnya dengan nama Kawasaki Ninja 250 R (karbu). Generasi ini membawa banyak sekali perubahan jika kita bandingkan dengan versi pendahulunya. Terutama pada desain tampilannya yang lebih futuristik, macho, dan kekar.

Fase Pertama Evolusi Ninja 250 2 Silinder

fase pertama perkembangan ninja 250 2 silinder

Fase ini ada di rentang tahun 1983 hingga 1991. Ya, Kawasaki melahirkan generasi pertama pada tahun 1983. Dan 1991 adalah tahun dimana EX250 bersiap untuk memulai tidur panjangnya.

Pada masa ini, secara umum tampilan dan desainnya berbentuk sport fairing jadul. Jok rider dan boncenger-nya menyatu, tidak seperti sportbike kebanyakan saat ini yang bentuknya terpisah (split-seat).

1. Kawasaki GPZ250 (EX250C) Tahun 1983 – 1985

Kawasaki GPZ250 (EX250C) Tahun 1983 - 1985

Motor ini merupakan cikal bakal dari New Ninja 250 Fi terbaru saat ini. Jika kita melihat secara fisik, memang motor ini belum menggunakan full fairing. Selain itu, kita bisa menemukan beberapa perbedaan lainnya jika membandingkannya dengan generasi-generasi sesudahnya.

Misalnya mesinnya 4 tak paralel twin SOHC. Ya, mesin GPZ250 ini SOHC, berbeda dengan ciri khas dari Ninja 2 silinder modern yang bermesin DOHC. Perbedaan lainnya ada di sistem penggerak rodanya (final drive) yang menggunakan belt, bukan rantai.

Meskipun begitu, Kawasaki menyematkan kode EX250C padanya. Dengan begitu kita tidak bisa memungkiri bahwa gen Kawasaki Ninja 2 silinder mengalir padanya. Adapun pada spesifikasinya adalah sebagai berikut:

Mesin249 cc, 2 silinder, SOHC 4 valve
Bore x Stroke55 Ñ… 52.4 mm (overbore)
Rasio kompresi10.0:1
Power16,9 HP @ 8.000 rpm
Bobot & Tipe165 kg, Sport Half Fairing
SCORE REAL PWR0.063 HP/kg (Net: 14.3 HP / Tot: 227 kg)

2. Kawasaki GPZ250R (EX250E) Tahun 1986

Kawasaki GPZ250R (EX250E) Tahun 1986

Pada generasi kedua ini Kawasaki memberikan kode EX250E. Jika kita melihat bentuk, spesifikasi, dan performanya, motor ini sudah mulai mengarah ke Ninja 250 saat ini. Jok pengendara dan boncenger sudah mulai terpisah meskipun pisahannya masih menempel.

Mesinnya sudah DOHC 8 katup (4 katup per silindernya). Sistem penggerak rodanya sudah menggunakan rantai. Dan yang paling penting, Kawasaki sudah memasang full fairing yang merupakan identitas kental dari Ninja 250 2 silinder.

Tapi sayangnya ukuran rodanya sedikit mungil, 100/80-16 untuk ban depan dan 120/80-16 untuk belakang. Kalian lihat saja ban Yamaha Nouvo dan Suzuki Skywave, kurang lebih segede gitu, Bro. Selain itu bentuknya juga masih kurus dan kerempeng, belum gambot dan bohay.

Mesin248 cc, 2 silinder, DOHC 8 valve
Bore x Stroke62 Ñ… 41.2 mm (overbore)
Rasio kompresi12.4:1
Power37,4 hp @ 11.000 rpm
Torsi24,5 Nm @ 10.000 rpm
Bobot & Tipe156 kg, Sport Full Fairing
SCORE REAL PWR0.154 HP/kg (Net: 33.6 HP / Tot: 218 kg)

3. Kawasaki GPX250R (EX250F) Tahun 1987

Kawasaki GPX250R (EX250F) di Tahun 1987

Pada generasi ketiga, Kawasaki menyematkan kode EX250F. Kawasaki melakukan banyak perubahan pada generasi ini, terutama pada bagian desain dan tampilannya. Wujud GPX250R generasi ini sudah mulai terlihat gambot, sesuai ciri khas Ninja 2 silinder.

Tapi sayangnya Kawasaki masih memasang roda diameter 16 inci dengan spesifikasi 100/80×16 depan dan 130/80×16 belakang. Mereka juga mengubah jok split-seat menjadi menyatu kembali. Tapi tidak mengapa lah ya karena masih terlihat sporty, apalagi pada zamannya.

Mesin248 cc, 2 silinder, DOHC 8 valve
Bore x Stroke62 Ñ… 41.2 mm (overbore)
Rasio kompresi12.4:1
Power37,4 hp @ 12.500 rpm
Torsi24,5 Nm @ 10.000 rpm
Bobot & Tipe161 kg, Sport Full Fairing
SCORE REAL PWR0.151 HP/kg (Net: 33.6 HP / Tot: 223 kg)

4. Kawasaki GPX250R-II (EX250G) Tahun 1988

Kawasaki GPX250R-II (EX250G) Tahun 1988

Pada tahun 1988 Kawasaki meluncurkan GPX250R-II dengan kode EX250G. Kawasaki hanya menjual motor ini di Jepang yang merupakan negara asalnya. Secara tampilan sangat mirip dengan GPX250R 1987, tapi bobotnya lebih berat sedikit menjadi 163 kg.

Pada generasi ini sebenarnya tidak banyak berubah dari sebelumnya. Perubahan hanya meliputi penyematan dual disk brake (rem depan ganda). Selain itu, Kawasaki memperlebar ukuran tapak bannya (110/80-16). Ciri lainnya yang membedakan dari GPX250R (EX250F) adalah warna knalpotnya yang hitam.

Mesin248 cc, 2 silinder, DOHC 8 valve
Bore x Stroke62 Ñ… 41.2 mm (overbore)
Rasio kompresi12.4:1
Power37,4 hp @ 12.500 rpm
Torsi24,5 Nm @ 10.000 rpm
Bobot & Tipe163 kg, Sport Full Fairing
SCORE REAL PWR0.150 HP/kg (Net: 33.6 HP / Tot: 225 kg)

5. Kawasaki ZZR-250 (EX250H) Tahun 1991 – 2005

Kawasaki ZZR-250 (EX250H) Tahun 1991 - 2005

Pada generasi ke-5 di tahun 1991, Kawasaki kembali meluncurkan motor 250cc 2 silinder andalannya. Berbeda dengan generasi sebelum-sebelumnya yang semuanya diberi nama depan GP, baik Z maupun X. Kali ini Kawasaki memilih nama ZZR-250 sebagai penegas identitas EX250H yang merupakan gen penerus sah EX250 “series”.

Bahkan Kawasaki Kanada sempat memberinya nama Ninja 250R. Meskipun mesinnya sama saja, pada generasi ini Kawasaki sudah menggunakan velg diameter 17 inci, 100/80-17 depan dan 140/70-17 belakang.

Selain itu ada penambahan fitur seperti shock belakang yang bisa disesuaikan, lever (tuas) rem dan kopling yang bisa disesuaikan, hingga revisi sistem kelistrikan. Tapi akibatnya bobot bertambah sekitar 5 – 6 kg.

Meskipun tidak ada lagi perubahan desain sesudahnya, namun Kawasaki tetap menjualnya hingga tahun 2005. Karena pada tahun-tahun berikutnya adalah fase ke-2 “evolusi” dari Ninja 250R ini.

Mesin248 cc, 2 silinder, DOHC 8 valve
Bore x Stroke62 Ñ… 41.2 mm (overbore)
Rasio kompresi12.4:1
Power37,4 hp @ 12.500 rpm
Torsi24,5 Nm @ 10.000 rpm
Bobot & Tipe168 kg, Sport Full Fairing
SCORE REAL PWR0.146 HP/kg (Net: 33.6 HP / Tot: 230 kg)

Fase Kedua Evolusi Ninja 250 2 Silinder

Fase kedua perkembangan evolusi ninja 250 2 silinder

Fase kedua evolusi Ninja 250 2 silinder ini bermula pada tahun 2007 – 2008. Tepat dimana pada waktu itu Kawasaki melahirkan Ninja 250 R. Bikers lebih mengenalnya dengan julukan Ninja 250 Karbu. Kemunculan Ninja 2 silinder karbu ini menunjukan kebangkitan EX250 dari tidur panjangnya.

Desain kekinian dan futuristik benar-benar berbeda dengan seri-seri sebelumnya. Kawasaki kembali membuat joknya terpisah (split-seat). Pada desain keseluruhan terlihat jauh lebih kekar dari semua versi jadulnya. Ya, menyesuaikan dengan selera masa sekarang.

1. Kawasaki Ninja 250R – Karbu (EX250J) Tahun 2008

Kawasaki ninja 250 R (Karbu)

Bukan Kawasaki namanya jika tidak menggebrak pasar yang tidak dilirik pesaingnya. Pada awal kemunculannya motor ini sukses mendapatkan tempat spesial di hati bikers. Bukan hanya di Indonesia saja, bahkan hingga ke Eropa sana.

Tampilannya benar-benar gambot dan sudah mirip moge sekali. Sebenarnya motor yang masih menggunakan sistem karburator ini tidak sebaik pendahulunya pada performa mesinnya. Tapi tidak mengapa lah ya, kita harus mengacungkan jempol pada Kawasaki atas kemauan mereka untuk menawarkan sesuatu yang baru dan selanjutnya menjadi trend.

Mesin249 cc, 2 silinder, DOHC 8 valve
Bore x Stroke62,0 X 41,2 mm (overbore)
Rasio kompresi11,6 : 1
Power31,4 HP @ 11.000 rpm
Torsi20 Nm @ 9.500 rpm
Bobot & Tipe169 kg, Sport Full Fairing
SCORE REAL PWR0.122 HP/kg (Net: 28.2 HP / Tot: 231 kg)

2. Kawasaki Ninja 250 Fi (EX250L – EX250M) Tahun 2013

Kawasaki Ninja 250 Fi (Old)

Pada tahun 2013 Kawasaki meluncurkan Ninja 250 Fi. Kawasaki melahirkan unit ini sebagai pengganti generasi sebelumnya yang masih menggunakan karburator. Dengan begitu, mulai di generasi ini Ninja 250 (sesuai namanya Fuel Injection) sudah menggunakan sistem injeksi.

Pada generasi ini Kawasaki membedakan nama kode dari dua variannya. EX250L untuk Ninja 250 Fi versi standard dan EX250M yang menggunakan fitur pengereman ABS (Anti Lock Braking System).

Pada generasi ini juga sebenarnya user mengeluhkan banyak kendala. Misalnya handlingnya terasa berat, terlebih untuk menikung dan bermanuver. Selain itu pada periodenya, Ninja 250 Fi ini paling inferior jika kita bandingkan pesaing-pesaingnya di kelas 250cc 2 silinder. Muntahan tenaga mesinnya ada dibawah CBR250RR (38,2 HP), bahkan Yamaha R25 (35,5 HP) sekalipun.

Mesin249 cc, 2 silinder, DOHC 8 valve
Bore x Stroke62,0 X 41,2 mm (overbore)
Rasio kompresi11,3 : 1
Power31,5 HP @ 11.000 rpm
Torsi21 Nm @ 10.000 rpm
Bobot & Tipe172 kg, Sport Full Fairing
SCORE REAL PWR0.121 HP/kg (Net: 28.3 HP / Tot: 234 kg)

3. Kawasaki New Ninja 250 Fi (EX250) Tahun 2017

kawasaki New Ninja 250 Fi

Kawasaki menciptakan generasi terakhir dari Ninja 250 2 silinder ini untuk memberikan perlawanan kepada pesaing-pesaingnya. Pada sektor muntahan tenaga mesinnya naik sangat drastis mencapai 28,5 KW (38,2 HP) setara CBR250RR K64A generasi pertama.

Selain itu Kawasaki juga memangkas bobotnya menjadi 163 kg saja. Dengan begitu Ninja generasi ini menempati peringkat 3 besar benchmarking motor 250cc terkencang versi Exmotoride. Di atasnya hanya ada Honda CBR250RR pada posisi 2 dan saudaranya ZX25R sang jawaranya.

Pada unit ini, entah kenapa Kawasaki memberikan kode EX250 saja, tanpa embel-embel huruf di belakangnya. Seharusnya, atau biasanya mereka menyematkan huruf R jika L dan M sudah digunakan. Atau mungkin Kawasaki ingin menegaskan bahwa inilah Ninja 250 2 silinder sesungguhnya. Atau bisa saja versi R-nya akan lebih powerfull dari yang ada saat ini. Who knows, hanya Kawasaki yang tau.

Mesin249 cc, 2 silinder, DOHC 8 valve
Bore x Stroke62.0 x 41.2 mm (overbore)
Rasio kompresi11.6 : 1
Power38,2 HP @ 12.500 rpm
Torsi23.5 Nm @ 10.000 rpm
Bobot & Tipe163 kg, Sport Full Fairing
SCORE REAL PWR0.152 HP/kg (Net: 34.3 HP / Tot: 225 kg)

Spesifikasi Lengkap Kawasaki New Ninja 250 Fi 2017 – 2025

spesifikasi new ninja 250 fi terbaru

POWER

Power Maksimum28.5 kW {39 PS} / 12,500 rpm
Torsi Maksimum23.5 Nm {2.4 kgfm} / 10,000 rpm
Jenis MesinLiquid-cooled, 4-stroke Parallel Twin
Volume Silinder249 cc
Diameter x Langkah62.0 x 41.2 mm
Perbandingan Kompresi11.6:1
Sistem KatupDOHC, 8 valves
Sistem Suplai Bahan BakarFuel injection: ø32 mm x 2
Sistem PengapianDigital
StartElectric
Transmission6-speed, return
Primary Reduction Ratio3.069 (89/29)
Final Reduction Ratio2.929 (41/14)
KoplingWet multi-disc, manual
System Final Drive TypeChain

PERFORMANCE

Tipe RangkaTrellis, high-tensile steel
Suspensi Depanø41 mm telescopic fork
Suspensi BelakangBottom-link Uni Trak, gas-charged shock with adjustable spring preload
Wheel Travel Depan120 mm
Wheel Travel Belakang130 mm
Sudut Putar / Trail24.3° / 90 mm
Roda Depan110/70-17M/C 54H
Roda Belakang140/70-17M/C 66H
Rem DepanSingle semi-floating ø310 mm petal disc
Kaliper DepanSingle balanced-actuation dual-piston
Rem Belakangø220 mm petal disc
Kaliper BelakangDual-piston

DETAILS

Panjang x Lebar x Tinggi1,990 x 710 x 1,125 mm
Jarak poros roda1,370 mm
Jarak ke Tanah145 mm
Tinggi Tempat Duduk795 mm
Berat**163 kg
Kapasitas Bensin14 litres

Gimana menurut Sobat? Perjalanan panjang Ninja 250 ini membuktikan kalau Kawasaki nggak pernah main-main soal inovasi. Kalau kamu lagi cari motor sport 250cc yang punya sejarah kuat dan performa stabil, Ninja 250 Fi jelas jadi pilihan yang nggak bakal salah!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini