Beranda Tips & Trick 8 Tips dan Cara Upgrade Untuk Mendongkrak Performa Tenaga Motor

8 Tips dan Cara Upgrade Untuk Mendongkrak Performa Tenaga Motor

90
2
cara upgrade dan meningkatkan performa motor tenaga dan kecepatannya

Manusia tidak pernah puas dengan apa yang dimilikinya, termasuk admin sendiri yang selalu gatal untuk meningkatkan performa motor kesayangan. Hal ini admin pastikan terjadi juga pada kalian yang memiliki motor tipe apapun, baik itu sportbike hingga matic. Kalian pastinya menginginkan performa yang maksimal, jika bisa melebihi performa motor kesayangan milik kalian saat ini. Dalam hal “speed”, pastinya seharusnya bisa “dioprek” untuk jadi lebih baik lagi.

Ada banyak metode untuk upgrade meningkatkan performa sepeda motor dan kecepatannya. Dari yang budget murah dan terjangkau, hingga yang budgetnya “audzubillah”. Dari yang aman, hingga yang beresiko merusak mesin motor. Dari yang simpel hingga yang ekstrim. Inti dari itu semua pokoknya yang penting motor bisa melesat jauh lebih baik dari keadaan standar pabrikannya.

1. Bore Up Bertujuan Meningkatkan Performa Motor Secara Instan

bore up untuk meningkatkan performa motor

Bore up artinya memperbesar kubikasi mesinnya atau cc-nya. Caranya, dengan mengganti ukuran piston agar volume bahan bakar dan udara yang disemprotkan ke ruang bakar bertambah besar. Hasilnya pembakaran semakin sempurna dengan perbandingan rasio kompresi yang tinggi. Cara seperti ini cukup banyak dipilih oleh modifikator dan pemilik sepeda motor. Hal ini cukup masuk diakal, karena dengan menaikan cc-nya otomatis tenaga mesin akan meningkat kemudian ujung-ujungnya kecepatan dan torsinya meningkat.

Pertimbangan Ketika Akan Melakukan Bore Up

Tapi ada yang harus kalian perhatikan bahwa melakukan bore up ini tidaklah mudah karena membutuhkan perhitungan yang tepat. Kalian harus perhatikan ini sebelum melakukan bore up mesin, bahwa sebagian besarnya gagal dan tidak mendapatkan hasil seperti yang diharapkan.

Selain tenaga tidak meningkat drastis, konsumsi bahan bakar (BBM) meningkat, mesin cepat dan lebih panas, juga menyimpan potensi bahaya kerusakan mesin dan part motor. Selain itu sudah pasti motor kalian akan jauh lebih rewel dari sebelumnya.

Pendapat Jujur Bengkel dan Mekanik

Admin sendiri sudah mengkonfirmasi ke banyak bengkel dan mekanik tentang bore up ini. Umumnya mereka menyarankan untuk tidak melakukannya. Mereka berpendapat dari pengalaman bahwa jika motor sudah di bore-up pasti aja ada masalahnya entah itu jangka pendek maupun jangka panjang.

Jika kalian bertanya begini, “Lalu bagaimana dengan Paket bore up yang terdiri blok silinder, piston beserta ring dan paking yang harusnya lebih aman?”

Admin sudah mengkonfirmasi hal ini juga, meskipun paket bore up ini lebih aman dari bore up konvensional karena hanya tinggal pasang saja (PNP), “plug and play”. Sedangkan metode bore up konvensional harus bubut membubut dengan metode PNP (paksa and paksa) yang ujung-ujungnya piston mudah nyangkut ke liner. Masalah yang sering menjadi penyakit dalam melakukan bore up konvensional ini bisa dihindari dengan paket bore up.

Meskipun paket bore up dinilai jauh lebih aman dan mudah, tapi tetap saja mekanik menyarankan agar tidak melakukannya. Alasannya karena motor itu adalah suatu kesatuan dalam sistem yang sudah diuji dan diperhitungkan dengan cermat oleh setiap pabrikan. Jika ada sesuatu yang dirubah dalam sistem itu pastinya akan mempengaruhi hal lainnya, misalnya piggyback, ecu dan banyak hal lainnya yang harus diganti.

Bore up mesin ini adalah cara yang sangat tidak direkomendasikan, karena manfaat yang kalian dapatkan tidak sebanding dengan besar resiko masalah serius pada kerusakan. Mesin yang sudah di bore up tidak bisa dikembalikan ke semula. Tapi jika kalian mau ambil resikonya silahkan saja, karena jika berhasil maka performa dan kecepatan motor kesayangan kalian akan meningkat drastis, mengingat metode ini adalah yang paling besar pengaruhnya.

2. Oprek Remapping ECU dan ECM Untuk Meningkatkan Performa Motor

remapping dan mengganti ecu motor

ECU motor atau ecm adalah part pada sepeda motor yang berfungsi mengatur beberapa fungsi dan fitur pada motor injeksi. Ada sebagian yang menganggap bahwa ECU (Engine Control Unit) sebagai jantungnya motor injeksi dan sebagian lagi menganggapnya sebagai otaknya motor injeksi.

Sedangkan ECM yang biasanya terdapat pada motor honda adalah singkatan dari engine” control module” yang memiliki fungsi kurang lebih sama. ECU ini adalah alat control elektronik yang berfungsi untuk mengendalikan serangkaian actuator pada mesin pembakaran dalam, seperti ignition dan injection.

Sebenarnya pengertian ECU ini sangat komplek jika dijabarkan, Sederhananya begini, “ECU merupakan otak dari suatu kendaraan yang berteknologi tinggi dan sudah di computerize (komputerisasi)”.

Selain sebagai fungsi control motor injeksi, ECU juga berfungsi sebagai alat protection system pada suatu kendaraan. Jika terdapat sesuatu yang hal yang aneh dan tidak wajar, maka sensor akan mengirimkan sinyal kepada ECU untuk mematikan seluruh sistem yang ada pada motor.

Dengan mengganti ecu bawaan pabrik dengan ecu racing “after market” maka secara otomatis perintah operasi kendaraan (motor) kalian berubah. Dengan remapping (setting) ECU maupun ECM yang tepat, maka limit RPM yang ditetapkan standar pabrikan mesin motor kalian bisa diperbesar sehingga secara otomatis akan meningkatkan tenaganya.

Limit RPM yang tidak sesuai dengan apa yang ditetapkan pabrikan akan beresiko merusak mesin motor, namun hal ini sangat tergantung bagaimana kalian memperlakukan motor kesayangan milik kalian. Sadar diri saja, jika limitnya dibuka atau diperbesar maka jangan terlalu asik betot gas hingga rpm tinggi yang melewati batas kemampuannya. Apa yang akan terjadi?, ya mesin motor kalian otomatis jebol.

3. Mengurangi Bobot Motor Otomatis Meningkatkan Performanya (DIet Bobot)

diet bobot pengurangan bobot untuk upgrade performa motor

Kinerja mesin tentu saja berhubungan erat dengan tenaga juga torsinya. Secara logika bahwa tenaga mesin itu mempunyai beban, yaitu bobot dari motor (termasuk ridernya) itu sendiri. Dengan mengurangi bobotnya secara otomatis beban dari mesin akan lebih ringan. Hal ini tentu saja akan meningkatkan performa dan kecepatan motor kalian.

Dinamakan “power to weight ratio“, admin singkat PWR saja agar mudah diucapkan. PWR merupakan perbandingan tenaga motor jika di bagi bobotnya. PWR ini akan sangat berpengaruh terhadap kecepatan dan percepatan motor. Makanya kalian sering melihat di balapan drag race motor-motornya cenderung “cungkring” dan kurus secara keseluruhan dari body hingga ban (sering disebut ban cacing). Semua itu dilakukan untuk mencapai nilai dari PWR yang sangat baik.

Namun hal yang harus kalian perhatikan, jika motor kalian digunakan untuk harian maka perhatikan juga keamanannya. Banyak hal yang bisa dilakukan agar nilai dari metode meningkatkan performa motor dari pengurangan bobot ini. Misalnya :

  • Mengganti body motor dengan karbon yang lebih ringan
  • Mengganti part motor dari bahan Aluminium CNC yang lebih ringan dari standarnya
  • Mengganti Velg bawaan dengan yang lebih ringan
  • Mengganti knalpot bawaan dengan knalpot racing yang jauh lebih ringan dari knalpot pabrikan
  • Melepas part yang tidak perlu (menurut kalian), misalnya spakbor belakang dan lain-lain
  • Mengganti part orisinil dengan part aftermarket dengan berfokus ke bobot yang lebih ringan.

Dari semua metode meningkatkan performa motor, “diet bobot” ini merupakan cara yang paling mudah dan aman. Karena selain tidak akan merusak mesin, juga melindungi part orisinilnya dari kerusakan. Gimana mau rusak kan disimpan ga dipake, tapi tetap simpannya yang rapih jangan sampai jadi sarang tikus.

4. Porting Polish Mesin Untuk Upgrade Performa

porting polish untuk upgrade performa motor

Metode yang cukup populer di kalngan para biker dan rider saat ini adalah porting mesin atau porting polish. Porting polish sendiri adalah sebuah metode menghaluskan jalur masuk dan keluar bahan bakar ke mesin motor.

Mudahnya begini, agar mudah kalian pahami. Porting polish bisa dibilang memodifikasi atau menghaluskan (atau bahkan dibuat lebih kasar) lubang inlet atau intake. Tujuannya untuk memodifikasi atau bisa juga mempercepat laju bahan bakar dan udara menuju ruang bakar agar optimal dan lebih baik lagi.

Porting polish ini intinya mengoptimalkan bahan bakar dan udara ke ruang bakar tempat busi berada. Tapi meskipun tidak memiliki resiko sebesar bore up, sebaiknya kalian mengetahui bahwa porting juga tetap memiliki resiko dan efek negatif, diantaranya :

  • Konsumsi BBM menjadi lebih boros
  • Mesin sudah tidak bisa dikatakan standar
  • Resiko salah perhitungan malah performa motor jadi turun
  • Proses porting di bagian head bisa mengakibatkan silinder head menjadi bocor, oli merembes dan ikut terbakar ditandai dengan asap knalpot berwarna putih
  • Konsekuensi harus menggunakan BBM beroktan tinggi karena kompresi jadi cukup tinggi

5. Mengganti Knalpot Standar dengan Knalpot Racing (Aftermarket)

knalpot racing after market untuk upgrade performa

Kalian pasti tau ini, selain mengeluarkan suara yang lebih garang dari knalpot standar pabrikan, knalpot racing juga akan merubah tampilan sepeda motor kalian jadi lebih eye catching (tapi tergantung juga knalpotnya). Tapi bukan itu fungsi sebenarnya, karena yang dicari dari jenis knalpot ini adalah peningkatan tenaga sepeda motor.

Bukan sembarangan knalpot yang benar-benar mampu meningkatkan performa dan tarikan motor kalian. Tapi knalpot hasil riset dan uji dari pabrikan mengenai performa juga pengaruhnya terhadap keawetan motor secara keseluruhan. Jika knalpotnya memang hasil riset pastinya akan terdapat sekat2 yang memiliki maksud dan fungsi tertentu.

Akan timbul pertanyaan seperti ini, apakah knalpot racing bisa benar-benar meningkatkan performa motor?

Knalpot Bisa Mengurangi Bobot Motor

Jika kalian hanya mengganti knalpot saja tanpa mempedulikan ubahan mesin atau setidaknya pada sistem pengapian, pengaruhnya sangat kecil sekali, apalagi motor 4 tak. Tapi jika mengacu ke PWR yang sudah admin jelaskan sebelumnya, maka bobot motor kalian berkurang signifikan, coba saja bandingkan bobot / berat knalpot racing (after market) dan knalpot bawaan pabrik pasti jauh lebih ringan beberapa kg dengan selisih cukup lumayan.

Menyesuaikan Knalpot Baru dengan Sistem Motor

Tidak hanya sampai disitu saja. Mengganti knalpot dengan aftermarket maka langkah selanjutnya harus merubah setingan dari motor kalian. Misalnya, melakukan setting ulang CO untuk memenuhi asupan bahan bakar yang disuplay oleh injector, dan langkah ini terbilang tepat jika ada penggantian part layaknya kenalpot racing, atau freeflow dan sejenisnya.

Setting CO hanya berlaku untuk yamaha, jadi kalian bisa pergi ke bengkel resminya. Sedangkan motor lainnya bisa dilakukan reset ECM, reset TBW dan lain-lain tergantung merk dan jenis motornya. Agar kalian tidak bingung silahkan pergi ke bengkel resmi pabrikan motor dan konsultasi dengan mekanik.

Bagaimana dengan knalpot KW? mungkin juga ada yg diriset dalemannya, dan ada juga yang tidak (umumnya tidak). Knalpot seperti ini yang penting mengeluarkan suara bising, bahkan agar empuk suaranya ada juga yang dganjel alat sederhana misalnya busa. Jadi kalian jangan sembarangan juga mengganti knalpot, silahkan gabung di komunitas sosial media seperti grup facebook dan cari informasi disana.

6. Upgrade Busi dan Sistem Pengapian Untuk Meningkatkan Performa Motor

busi untuk meningkatkan performa motor

Kalian harus setuju bahwa busi memiliki peranan penting dalam sistem pengapian. Fungsi busi yaitu untuk mengubah tegangan listrik yang disalurkan koil, menjadi percikan api yang akan membakar campuran bahan bakar dan udara di ruang mesin yang telah dikompresi.

Bisa dibilang upgrade busi untuk meningkatkan performa motor merupakan langkah lanjutan dari porting polish, meskipun bisa dilakukan tanpa porting itu sendiri.

Terdapat banyak jenis busi dipasaran dari busi standar bawaan pabrik, iridium, copper hingga silver (perak). Sebelumnya banyak yang beranggapan bahwa busi iridium yang terbaik. Ternyata masih ada busi yang tingkat nya 3x diatasnya busi iridium, yaitu busi dengan pengantar elektroda silver (perak). Seperti yang kalian ketahui bahwa perak adalah penghantar listrik yang jauh lebih baik dari tembaga.

Salah satu contohnya ada busi Premium ZS yang merupakan salah satu varian produk premium dari busi motor merek Brisk. Busi yang dibuat di Republik Ceko ini di produksi dengan bahan dasar silver di electroda tengahnya, dan memiliki celah percikan yang berbeda dan spesial diujung businya, yaitu desain ujung busi yang mampu membuat percikan melingkar 3×360 derajat. Pastinya busi ini mampu menghasilkan pengapian yang lebih maksimal dan konsisten, sehingga dapat menghasilkan laju motor kalian menjadi lebih maksimal.

Dengan pengapian seperti itu kemungkinan telatnya pembakaran bensin sangat kecil sekali, sehingga permasalahan seperti knalpot nembak-nembak akan teratasi. Urusan tenaga sudah pasti meningkat karena pembakarannya memang lebih sempurna dan optimal tanpa ada bensin yang lolos. Untuk masalah irit sudah pasti irit karena dengan menarik gas sedikit saja semua bensin yang disemprotkan terbakar sempurna.

Karena jenis dan tipe busi pada setiap jenis motor itu tidak sama, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan penjualnya.

7. Fokus Memperbaiki dan Meminimalisir “Power Lost” Mesin

meminimalisir power lost motor

Pastinya kalian sudah mengetahui hal ini. Bahwa setiap motor yang dijual, apapun tipenya pasti disertakan data spesifikasi diatas kertas. Data ini disebut disecut dengan “data on crank”, yang menginformasikan spesifikasi motor dari mesin, tenaga, torsi, bobot, fitur hingga dimensinya.

Admin ambil contoh pada yamaha YZF R15 V4 dengan “power on crank” sebesar 19 HP di 10000 rpm, dan torsi 14.7 Nm di 8500 rpm. Ternyata setelah diuji menggunakan dynamo meter (dyno test) didapatkan hasil power 16,33 HP di 10.200 RPM dan  torsi di 12,58 Nm di 7.300 rpm. Adapun pengujian dyno test ini disebut “power on wheels”

Ternyata power dan torsi dari R15 v4 ini berbeda pada data diatas kertas dan sesudah diuji menggunakan dynamo meter. Berarti pabrikan tidak jujur jika begitu, membohongi konsumen agar produknya laku terjual !!!.

Ya tidak begitu juga kenyataannya. Karena pabrikan itu hanya menguji mesin saja untuk berbagai kepentingan. Jika pada kenyataannya setelah diuji ternyata nilainya berbeda, berarti ada “power lost” atau tenaga yang hilang. Power lost ini salah satu penyebab yang paling besar adalah dari sistem penggerak rodanya.

Dari banyaknya motor yang digunakan dijalanan, maka admin sebutkan saja ada tiga jenis penggerak roda yaitu rantai, venbelt dan shaft (gardan). Dimana dari ketiganya memiliki power lost sebesar 5% sd 10% untuk rantai, 20% atau lebih untuk venbelt dan 30% lebih untuk shaft (gardan) tadi.

Dengan penjelasan admin diatas pastinya kalian paham, berarti sistem penggerak roda ini harus diperhatikan dan diupgrade. Caranya dengan menggantinya dengan yang memiliki power lost lebih kecil dari bawaan pabrikan. Bisa juga memodifikasinya, ganti angin di ban dengan nitrogen agar kerja rantai lebih ringan, atau gunakan oli mesin yang memiliki kekentalan rendah, bisa juga menggunakan “chain lube” atau oli rantai yang diperuntukan untuk performa.

Tapi pada metode upgrade dan meningkatkan performa motor dengan meminimalisir “power lost” ini juga memiliki resiko meskipun terbilang kecil. Misalnya part after market untuk sistem penggerak roda tidak sebaik part orisinil pada durabilitas atau keawetannya. Lalu, tingkat kekentalan oli mesin yang rendah (encer) juga mengakibatkan mesin bergesekan lebih kasar. Hingga penggunaan oli rantai yang dipuruntukan bagi motor balap biasanya encer berbeda dengan oli untuk keawetan motor yang cenderung kental bahkan lengket. Yang penting kalian paham resikonya dan lebih telaten merawatnya, itu saja point pentingnya.

8. Pasang Kabel Performa yang Sering Dijuluki Kabel Setan

kabel setan untuk upgrade performa motor

Terdapat beberapa merk dari kabel performa yang bisa kalian beli. Contohnya Maxwire dan Accent Wire. Cara kerja kabel ini kurang lebih sama, yaitu memaksimalkan fungsi koil motor dan membuat api di ruang mesin lebih besar. Setrum lebih teratur masuk ke dalam koil.

Sebenarnya kabel ini banyak menuai pro dan kontra, banyak yang memberikan testimoni postif dan tidak sedikit juga yang memberikan testimoni negatif. Sebagian merasakan performa sepeda motornya dan sebagian lagi merasakan tidak ada perubahan sisanya merasa ada kenaikan tapi hanya sugesti dan kurang meyakinkan.

Sebagai informasi, Kabel Accent Wire yang telah banyak terjual sejak diluncurkan akhir Februari 2018 sudah mengadakan Research dan Development (R&D) bareng bersama produsen busi asal Republik Ceko, Brisk.

Banyak yang meragukan metode memasang kabel performa di motor dapat meningkatkan performanya, apa iya?. Setelah admin mencobanya sendiri dan berkonsultasi dengan mekanik memang ada kenaikan tapi tidak signifikan, mungkin hanya nol koma sekian HP saja, jadi cenderung tidak terasa. Oleh karena itu admin simpulkan mungkin metode ini adalah yang paling kecil efeknya.

Demikian tujuh metode meningkatkan performa motor yang sudah admin jabarkan. Semuanya bisa kalian terapkan bersamaan atau hanya satu dan sebagian saja. Tapi admin tekankan agar bijak dan berfikir panjang jauh kedepan, mengingat biayanya tidak bisa dikatakan murah serta memiliki resiko besar yang akan sanagat merugikan.

Artikulli paraprakApa Itu ECU dan ECM di Motor Serta Bahaya Jika Asal “Remapping”
Artikulli tjetërKelebihan dan Kekurangan Knalpot Racing dengan Pengaturan Tiga Suara

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini